KEMENDUKBANGGA/BKKBN JABAR PERKUAT EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI INKLUSIF UNTUK REMAJA TULI

- Jurnalis

Kamis, 20 November 2025 - 21:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BANDUNG – Upaya menciptakan pendidikan kesehatan yang ramah dan setara bagi seluruh remaja terus diperluas oleh Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat. Salah satunya diwujudkan melalui Workshop Edukasi Kesehatan Reproduksi, Gizi, dan Perencanaan Masa Depan yang digelar di SLB Negeri Cicendo, Rabu (19/11/2025).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari workshop nasional pada 12 November 2025, sekaligus langkah konkret memperkuat literasi kesehatan reproduksi bagi remaja tuli—kelompok yang kerap menghadapi hambatan akses informasi.

Sebanyak 39 siswa tingkat SMP mengikuti workshop, dengan dukungan dua Juru Bahasa Isyarat (JBI) agar seluruh materi dapat dipahami tanpa hambatan komunikasi. Para peserta mendapatkan pengenalan mendalam mengenai Modul Tentang Kita, modul inklusif yang dirancang khusus untuk membantu remaja memahami tubuhnya, menjaga kesehatan, dan merencanakan masa depan secara sadar serta bertanggung jawab.

Baca Juga :  KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA KKP Hentikan Operasional 2 Perusahaan Tambang di Morowali Utara

Plh. Sekretaris Badan Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat, Andina Dewi Lestari, menegaskan bahwa inklusivitas adalah kunci utama dalam memberikan pendidikan kesehatan yang setara.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap terwujudnya lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung perkembangan remaja tuli, sehingga mereka dapat merencanakan masa depan dengan lebih baik dan penuh keyakinan,” ujarnya.

Harapan tersebut disambut hangat oleh pihak sekolah. Neni Satriani, mewakili Kepala SLBN Cicendo, mengapresiasi penuh kegiatan ini karena dinilai langsung menjawab kebutuhan informasi para siswa.

“Kami berharap kegiatan seperti ini lebih sering dilakukan di SLB karena para siswa membutuhkan informasi terkait kesehatan reproduksi, edukasi gizi, dan perencanaan masa depannya,” kata Neni.

Tak hanya soal edukasi, workshop ini juga menjadi ruang aman bagi remaja tuli untuk bertanya, berdiskusi, dan membangun kepercayaan diri dalam memahami isu-isu yang selama ini dianggap sensitif atau kurang terjangkau.

Baca Juga :  Luncurkan Sehati PTPN 1 untuk Dukung Genting di Pangalengan

Melalui pendekatan kolaboratif dan inklusif, Kemendukbangga/BKKBN Jawa Barat berkomitmen mendorong remaja tuli tumbuh sebagai generasi yang lebih sadar tubuh, lebih percaya diri, dan lebih siap menata masa depan.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendikdasmen Luncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Target Bangun 500 SNT hingga 2029
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Nasional dan Pencegahan Demam Tifoid
Sarasehan Jurnalis Peduli Keluarga Dorong Penguatan Peran Media sebagai Mitra Strategis Bangun Ketahanan Keluarga Menuju Jawa Barat Istimewa
Harga Kelapa Anjlok Drastis, Pendapatan Petani Pangandaran Turun Lebih dari 50 Persen
AMPETRA Soroti Sulitnya Izin Tambang Rakyat, Siap Dampingi Penambang hingga Kantongi Legalitas
Peran Keluarga Jadi Kunci Cegah Demensia, BKKBN Jabar Perkuat Pendampingan Lansia Berbasis Keluarga
Kemendukbangga/BKKBN dan Pemprov Jabar Perkuat Sinergi Perluas Sekolah Siaga Kependudukan
DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 19:50 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Target Bangun 500 SNT hingga 2029

Senin, 20 Juli 2026 - 11:26 WIB

Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Nasional dan Pencegahan Demam Tifoid

Senin, 20 Juli 2026 - 11:23 WIB

Sarasehan Jurnalis Peduli Keluarga Dorong Penguatan Peran Media sebagai Mitra Strategis Bangun Ketahanan Keluarga Menuju Jawa Barat Istimewa

Senin, 20 Juli 2026 - 09:12 WIB

Harga Kelapa Anjlok Drastis, Pendapatan Petani Pangandaran Turun Lebih dari 50 Persen

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:14 WIB

Peran Keluarga Jadi Kunci Cegah Demensia, BKKBN Jabar Perkuat Pendampingan Lansia Berbasis Keluarga

Berita Terbaru