Ledakan Diduga Bom Rakitan Guncang SMA Negeri 72 Jakarta, Puluhan Siswa Terluka

- Jurnalis

Jumat, 7 November 2025 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ledakan terjadi di lingkungan SMA Negeri 72 Jakarta yang berlokasi di Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, pada Jumat siang, 7 November 2025, sekitar pukul 12.15 WIB. Peristiwa ini terjadi di area masjid sekolah, saat kegiatan salat Jumat tengah berlangsung.

Menurut laporan awal, ledakan berasal dari bom rakitan yang diduga dibawa oleh salah satu siswa sekolah tersebut. Polisi menyebut, dugaan sementara pelaku merupakan siswa kelas 12 yang dikenal pendiam dan memiliki kecenderungan menyendiri. Ia disebut-sebut kerap menjadi korban perundungan (bullying) di lingkungan sekolahnya.

Ledakan menyebabkan sekitar 54 orang mengalami luka-luka, sebagian besar siswa dan guru yang tengah berada di sekitar lokasi kejadian. Korban luka langsung dievakuasi ke sejumlah rumah sakit terdekat, di antaranya RS Islam Cempaka Putih, RS YARSI, dan Puskesmas Kelapa Gading.

Baca Juga :  Sebanyak 49.239 Konten dan Tiga Akun Instagram Populer Terkait Judi Online Diturunkan Kemkomdigi

Tim penjinak bom (Jibom) Brimob Polri segera diterjunkan ke lokasi untuk mengamankan area dan melakukan penyelidikan. Hingga Jumat sore, petugas masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan jenis bahan peledak yang digunakan serta motif di balik insiden tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih mendalami dugaan latar belakang pribadi pelaku dan belum dapat memastikan apakah insiden ini terkait dengan tindakan terorisme. “Kami masih fokus pada penanganan korban dan pengumpulan bukti. Segala kemungkinan sedang kami telusuri,” ujarnya.

Dari keterangan sejumlah saksi, ledakan terdengar sangat keras dan sempat memicu kepanikan di sekitar sekolah. Beberapa jendela kelas pecah akibat gelombang tekanan udara dari ledakan. Pihak sekolah langsung mengevakuasi seluruh siswa dan menutup sementara kegiatan belajar mengajar hingga situasi dinyatakan aman.

Baca Juga :  Sesar Garsela Penyebab Gempa 4,9 di Bandung dan Garut

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Kementerian Pendidikan juga tengah berkoordinasi untuk memberikan pendampingan psikologis kepada para siswa dan guru yang terdampak.

Peristiwa di SMA Negeri 72 ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap potensi perundungan di lingkungan sekolah. Selain dampak sosial, tekanan psikologis akibat bullying dapat berujung pada tindakan ekstrem bila tidak segera ditangani.

Hingga malam ini, polisi masih memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan barang bukti dari lokasi kejadian. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi sambil menunggu hasil resmi dari pihak kepolisian.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan
Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar
Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan
Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil
Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK
Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Evaluasi “Kebutin, Bang!” April 2026 Perkuat Sinergi Program Bangga Kencana Jawa Barat

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:36 WIB

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan

Rabu, 22 April 2026 - 15:21 WIB

Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar

Rabu, 22 April 2026 - 15:13 WIB

Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan

Rabu, 22 April 2026 - 09:32 WIB

Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil

Senin, 20 April 2026 - 17:51 WIB

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting

Berita Terbaru