BKKBN Jabar Gelar Bimtek Monev RAPK untuk Perkuat Akuntabilitas Kinerja dan Capaian SAKIP 2025

- Jurnalis

Senin, 13 Oktober 2025 - 22:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam upaya memperkuat akuntabilitas kinerja dan koordinasi lintas tim kerja, Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat menggelar Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pengisian Form Pelaporan Monitoring dan Evaluasi Rencana Aksi Pencapaian Kinerja (Monev RAPK), Senin (13/10/2025).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pencapaian nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) tahun 2025 sebesar 74,2. Melalui sosialisasi ini, setiap tim kerja diharapkan memiliki pemahaman yang selaras, kemampuan teknis yang meningkat, serta pelaporan capaian kinerja yang lebih terukur dan berkualitas.

Baca Juga :  Gerai Yansus 2025 Dimulai di Sukabumi, 40 Akseptor Terlayani di Titik Perdana

Ketua Tim Perencanaan dan Keuangan, I Nyoman Widiarta, menjelaskan bahwa Monev RAPK merupakan proses berkelanjutan untuk memantau dan mengevaluasi sejauh mana program atau kegiatan berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

“Melalui Monev RAPK, kita bisa memastikan bahwa seluruh kegiatan berjalan on track sesuai perencanaan, sekaligus meningkatkan kualitas pengambilan keputusan berbasis data dan manajemen risiko,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dialog Hangat di Mekarmukti: Program Kemendukbangga Didorong Hadir Lebih Nyata di Garut

Sosialisasi ini diikuti oleh perwakilan dari seluruh tim kerja yang tergabung dalam Tim Penanggung Jawab Pengisian Form Pelaporan Monev RAPK. Dengan pelaksanaan monev yang konsisten dan terintegrasi, diharapkan capaian kinerja organisasi semakin optimal dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas layanan publik serta efektivitas penggunaan anggaran.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK
Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 17:51 WIB

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting

Senin, 20 April 2026 - 17:47 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Berita Terbaru