Sudah 40 Jenazah Ditemukan dari Reruntuhan Musala Al Khoziny, Sidoarjo

- Jurnalis

Minggu, 5 Oktober 2025 - 19:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jumlah korban meninggal akibat ambruknya bangunan Musala Al Khoziny di Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, terus bertambah. Hingga pukul 18.00 WIB, tim SAR gabungan telah menemukan 40 jenazah dari balik puing bangunan empat lantai yang runtuh pada Senin (29/9) lalu.

Proses pencarian terus dilakukan tanpa henti. Alat berat seperti breaker beton dan ekskavator bekerja siang dan malam, mengais tumpukan material untuk menemukan korban yang masih tertimbun.

Dengan perlengkapan lengkap — mulai dari helm, kacamata khusus SAR, sarung tangan, sepatu boots, hingga alat pelindung diri (APD) — para personel SAR menembus puing demi puing untuk mengevakuasi jenazah yang telah tertimbun selama tujuh hari.

Setiap jasad yang ditemukan langsung dimasukkan ke kantong jenazah, disemprot disinfektan, dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Sidoarjo untuk proses identifikasi oleh tim DVI Polri.

Hari Ketujuh, Penemuan Jenazah Terbanyak

Seiring terbukanya akses di titik terdampak, intensitas temuan korban meningkat signifikan. Sepanjang Minggu (5/10) sejak pukul 00.30 WIB hingga 18.00 WIB, tercatat 15 jenazah ditemukan, menjadi jumlah penemuan terbanyak dalam satu hari.

Baca Juga :  Bio Farma Perkuat Komitmen Kesehatan Perempuan Indonesia melalui Kerja Sama Strategis dengan POGI

Rinciannya, pada Rabu (1/10) ditemukan 3 jenazah, Kamis (2/10) 2 jenazah, Jumat (3/10) 9 jenazah, Sabtu (4/10) 11 jenazah, dan Minggu (5/10) bertambah 15 jenazah.
Kenaikan ini menunjukkan progres signifikan dari seluruh tim SAR gabungan, seiring dengan semakin banyaknya material beton yang berhasil disingkirkan.

Selain jenazah dalam kondisi utuh, tim SAR juga menemukan empat potongan tubuh manusia. Namun, potongan tersebut belum dapat dipastikan sebagai korban tambahan sebelum melalui proses identifikasi menyeluruh oleh tim DVI.

Masih Ada 23 Korban dalam Pencarian

Dengan penemuan terbaru, jumlah korban yang masih dalam pencarian kini tersisa 23 orang berdasarkan data absensi santri. Meski demikian, data ini masih bersifat dinamis karena terdapat kemungkinan ketidaksesuaian laporan kehadiran dengan fakta di lapangan.

Tim SAR tetap melanjutkan operasi pencarian hingga diyakini tidak ada lagi korban maupun potongan tubuh yang tertinggal di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Mendikdasmen Abdul Mu’ti Dukung Integrasi Kurikulum Anti Narkoba, BNN dan UNESA Perkuat Sekolah Bersih Narkoba

Operasi SAR Diperpanjang

Hari ini menandai hari ketujuh sejak kejadian. Sesuai prosedur standar operasi SAR, masa pencarian biasanya berlangsung selama tujuh hari. Namun, karena masih adanya korban yang belum ditemukan, operasi resmi diperpanjang.

“Sejak hari keempat, fokus utama tim bergeser dari pencarian korban hidup menjadi evakuasi jenazah,” ujar salah satu koordinator lapangan Basarnas di lokasi.

Solidaritas Tanpa Batas

Dari pantauan di lapangan, deru mesin alat berat terus terdengar. Petugas SAR bersiaga penuh, sementara mobil ambulans berjajar menanti setiap proses evakuasi. Situasi ini menjadi potret nyata perjuangan kemanusiaan yang dilakukan tanpa henti selama 24 jam penuh.

Seluruh unsur dari BNPB, Basarnas, Kementerian Kesehatan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, hingga para relawan terus bersinergi dalam satu semangat: menegakkan kemanusiaan.

“Kami hadir bukan hanya menjalankan tugas, tetapi juga mengemban amanah kemanusiaan — dari manusia untuk manusia.”

#

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Suahasil Nazara Tegaskan APBN Harus Sehat dan Kredibel, Defisit di Bawah 3 Persen
Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara
Hari Santri 2026 Genap 10 Tahun, Kemenag Siapkan Beragam Kegiatan
Kemenag Tegaskan Biaya Nikah di Luar KUA Rp600 Ribu, Warga Diminta Waspadai Penipuan
Mentan Amran Dorong Mahasiswa Unismuh Bangun Usaha Pertanian, Lahan Produktif Siap Didukung
Komite III DPD RI Soroti DTSEN, Jangan Sampai Salah Data Bikin Warga Miskin Kehilangan Bantuan
Dedi Mulyadi Soroti Anggaran Jalan Garut Hanya Rp80 Miliar
Wamenpora Taufik Hidayat Ungkap Kunci Klub dan Atlet Jadi Juara

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:42 WIB

Suahasil Nazara Tegaskan APBN Harus Sehat dan Kredibel, Defisit di Bawah 3 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 10:36 WIB

Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara

Selasa, 15 September 2026 - 07:22 WIB

Hari Santri 2026 Genap 10 Tahun, Kemenag Siapkan Beragam Kegiatan

Selasa, 15 September 2026 - 07:13 WIB

Kemenag Tegaskan Biaya Nikah di Luar KUA Rp600 Ribu, Warga Diminta Waspadai Penipuan

Selasa, 15 September 2026 - 07:08 WIB

Mentan Amran Dorong Mahasiswa Unismuh Bangun Usaha Pertanian, Lahan Produktif Siap Didukung

Berita Terbaru