Bandung – Puncak acara Grand Final Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas (Adujak) GenRe Jawa Barat 2025 berlangsung meriah di Braga City Walk, Bandung, Sabtu (27/9/2025). Ajang ini menghadirkan semangat, gagasan, sekaligus kreativitas remaja dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, sekaligus menjadi momentum penting generasi muda untuk menunjukkan peran nyata sebagai agen perubahan.
Acara dibuka dengan sambutan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dadi Ahmad Roswandi, yang menegaskan pentingnya peran remaja sebagai garda terdepan dalam menghadapi tantangan zaman.
“Remaja Jawa Barat memiliki potensi besar. Lebih dari 27 persen penduduk Jawa Barat adalah generasi muda, yang didominasi Gen Z dan milenial. Namun, tantangan seperti pernikahan dini, kenakalan remaja, seks bebas, hingga penyalahgunaan NAPZA masih menjadi pekerjaan rumah bersama,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Forum GenRe hadir sebagai ruang kreasi, kolaborasi, sekaligus solusi. “Adujak GenRe 2025 bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah silaturahmi, kreasi, serta akselerasi gerakan remaja untuk membangun Jawa Barat lebih maju dan sehat.”
Sementara itu, Bunda GenRe Jawa Barat, Siska Gerfianti, memberikan motivasi penuh semangat kepada peserta. Ia menekankan bahwa GenRe adalah kekuatan besar dalam menciptakan Jawa Barat istimewa.
“Kalian adalah generasi yang bukan hanya cerdas secara akademis, tetapi juga matang secara emosional dan sosial. Jadilah Kesatria Pancawaluya—Cageur, Bageur, Bener, Pinter, dan Singer. Gunakan kreativitas untuk menyebarkan konten positif dan menjadi inspirasi bagi remaja lainnya,” pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan dukungan penuh dari Gubernur Jawa Barat terhadap program GenRe. “Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan terus mendukung penguatan kapasitas remaja melalui berbagai inovasi. Mari bersama wujudkan Jawa Barat istimewa menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.
Dari kalangan remaja sendiri, Ketua Forum GenRe Jawa Barat, Sobi Jatnika, menyampaikan refleksi kritis sekaligus harapan besar untuk keberlangsungan forum.
“Kami bukan sekadar pelengkap acara, tetapi subjek perubahan. Forum GenRe adalah ruang aman dari remaja, oleh remaja, dan untuk remaja. Kami ingin suara kami dimaknai sebagai partisipasi bermakna, bukan formalitas,” ujarnya lantang, disambut tepuk tangan meriah.
Puncak acara ditandai dengan pengukuhan Duta GenRe Jawa Barat 2025. Juara pertama Duta GenRe Putra diraih oleh Azka Haydar Aqila dari Kabupaten Garut, sementara Duta GenRe Putri terbaik dimenangkan oleh Roidah Aisyi Shofwah dari Kota Depok. Keduanya akan mewakili Jawa Barat di tingkat nasional pada tahun 2026 mendatang.
Dengan mengusung semangat Spirit of Powerful Youth, Grand Final Adujak GenRe Jawa Barat 2025 bukan hanya ajang penobatan Duta GenRe, melainkan juga tonggak penting untuk meneguhkan peran remaja sebagai agen perubahan sosial di Jawa Barat dan Indonesia.


























