Wali Kota Bandung Farhan Atur Ulang Jam Masuk Sekolah Demi Kurangi Kemacetan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 15 Juli 2025 - 05:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Bandung mengambil langkah strategis untuk mengurai kemacetan di jam-jam sibuk dengan memberlakukan aturan baru terkait jam masuk sekolah. Wali Kota Bandung, Farhan, mengumumkan bahwa mulai tahun ajaran baru ini, jam masuk siswa di tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA) akan diatur secara bertahap.

Dalam kebijakan terbaru tersebut, siswa SMA dijadwalkan masuk pukul 06.30 WIB, SMP pada pukul 07.00 WIB, dan SD dimulai pukul 07.30 WIB. Skema ini diharapkan dapat mengurai tumpukan arus lalu lintas di pagi hari yang selama ini kerap menjadi penyebab kemacetan, terutama di sekitar kawasan sekolah dan jalur utama perkotaan.

Baca Juga :  Pencarian Dihentikan, Macan Tutul Lembang Park & Zoo Dipastikan ke Hutan Tangkuban Parahu

Farhan menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah melakukan kajian bersama Dinas Perhubungan dan Dinas Pendidikan Kota Bandung. Menurutnya, kepadatan kendaraan pada pagi hari sebagian besar disebabkan oleh mobilitas orang tua yang mengantar anak-anak sekolah secara bersamaan.

“Dengan pola masuk bertahap seperti ini, kita berharap distribusi lalu lintas bisa lebih merata dan tidak menumpuk di satu waktu. Ini bukan hanya soal lalu lintas, tapi juga soal efisiensi dan kenyamanan warga,” ujar Farhan dalam konferensi pers di Balai Kota Bandung.

Penerapan aturan jam masuk sekolah ini juga diiringi dengan evaluasi dan pemantauan ketat selama beberapa minggu ke depan. Pemkot Bandung siap melakukan penyesuaian jika ditemukan kendala atau dampak tak terduga dari implementasi kebijakan ini.

Baca Juga :  Beli Obligasi Ritel di bank bjb, Bisa Dapat Cachback Jutaan Rupiah

Langkah ini mendapat beragam tanggapan dari masyarakat. Sebagian orang tua mengaku setuju karena kemacetan selama ini memang sangat mengganggu aktivitas pagi. Namun, ada pula yang mempertanyakan kesiapan anak-anak, terutama di tingkat SD, untuk beradaptasi dengan jam masuk yang lebih pagi.

Farhan memastikan bahwa pihak sekolah juga telah diminta menyesuaikan waktu operasionalnya, termasuk pengaturan waktu belajar dan istirahat, agar tidak mengganggu kesehatan dan produktivitas siswa.

Dengan kebijakan ini, Kota Bandung berharap bisa menjadi contoh bagi kota-kota besar lainnya dalam menciptakan sistem transportasi dan pendidikan yang lebih tertib dan efisien.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BGN Perkuat Validasi Data Penerima Makan Bergizi Gratis, Libatkan Kementerian hingga Pemerintah Daerah
Resmi! Harga Dexlite dan Pertamina Dex Turun Mulai 1 Juni 2026, Pertamax Turbo Naik
Viral BRIN, Setwapres dan Polri Salah Posting Garuda Pancasila, Jumlah Bulu Jadi Sorotan
Angklung, Warisan Musik Bambu Indonesia yang Mendunia
Wamendikdasmen Fajar Riza: Sekolah Rakyat Perkuat Akses Pendidikan dan Putus Rantai Kemiskinan
SIM Digital Setara dengan SIM Fisik, Begini Cara Membuat dan Mengaktifkannya
Polisi Ungkap Modus WO Marwah Tipu 58 Calon Pengantin, Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar
Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Hari Raya Waisak 2570 BE, Ajak Perkuat Persaudaraan dan Kerukunan

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:34 WIB

BGN Perkuat Validasi Data Penerima Makan Bergizi Gratis, Libatkan Kementerian hingga Pemerintah Daerah

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:40 WIB

Resmi! Harga Dexlite dan Pertamina Dex Turun Mulai 1 Juni 2026, Pertamax Turbo Naik

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:35 WIB

Viral BRIN, Setwapres dan Polri Salah Posting Garuda Pancasila, Jumlah Bulu Jadi Sorotan

Senin, 1 Juni 2026 - 19:41 WIB

Angklung, Warisan Musik Bambu Indonesia yang Mendunia

Senin, 1 Juni 2026 - 11:16 WIB

SIM Digital Setara dengan SIM Fisik, Begini Cara Membuat dan Mengaktifkannya

Berita Terbaru

NEWS

Angklung, Warisan Musik Bambu Indonesia yang Mendunia

Senin, 1 Jun 2026 - 19:41 WIB