RAKERDA BANGGA KENCANA DAN REMBUK STUNTING KABUPATEN GARUT

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 9 Maret 2024 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UPAYA BERSAMA UNTUK GARUT ZERO NEW STUNTING

KlopakIndonesia-Kabupaten Garut menggelar kegiatan Rakerda Program Bangga Kencana dan Rembuk Stunting di Fave Hotel jalan Cimanuk Garut sebagai bagian dari upaya bersama dalam menurunkan prevalensi stunting, (08/03/2024). Acara tersebut dihadiri oleh seluruh unsur pemerintah daerah, mulai dari Pj. Bupati, Sekda, Kepala OPD tingkat kabupaten, Camat, Kepala Desa, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, organisasi profesi dan tokoh masyarakat. Hadir pula Ketua Tim Kerja Hubalila, Advokasi KIE dan Kehumasan, mewakili Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Penjabat Bupati Kabupaten Garut, Barnas Adjidin, menekankan pentingnya peran bersama dalam mencegah dan mengatasi masalah stunting di masyarakat.

“Stunting merupakan masalah serius yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Melalui kegiatan Rakerda dan Rembuk Stunting ini, kita semua dapat berkolaborasi untuk mencari solusi terbaik agar generasi masa depan terlindungi dari dampak buruk stunting,” ucapnya.

Baca Juga :  Kemenperin Apresiasi GIIAS, Dongkrak Produktivitas dan Penjualan Otomotif

Setelah selesai memberikan sambutan, dilanjutkan dengan menandatangani Komitmen Bersama dalam Upaya Percepatan Penurunanan Stunting di Kabupaten Garut sebagai salah satu hasil kesepakatan Rembuk Stunting yang diikuti juga oleh para pemangku kebijakan yang hadir dan perwakilan peserta.

Dalam rangkaian kegiatan kali ini juga diisi dengan panel materi yang menghadirkan empat orang narasumber yaitu Sekretaris Daerah, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala DP2KBP3A Garut. Diskusi berjalan secara dinamis dimana peserta dapat berbagi pengalaman, pendapat, serta ide kreatif terkait cara mengatasi stunting di tingkat masyarakat.

Sekda Garut, Nurdin Yana mendorong para Camat untuk ikut berperan aktif dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting di wilayahnya masing-masing demi terwujudnya Kabupaten Garut zero new stunting. Camat juga diharapkan bisa mengarahkan Kepala Desa untuk bisa mengalokasikan anggaran untuk kegiatan percepatan penurunan stunting dari dana desa.

Sementara itu Kepala DP2KBP3A Garut, Yayan Waryana menekankan upaya percepatan penurunan stunting menjadi salah satu faktor pendukung untuk bisa mewujudkan sebuah bangsa yang berdaya saing demi Indonesia Emas Tahun 2045. Peningkatan kualitas SDM menjadi bagian yang sangat penting dalam pembangunan saat ini. Yayan menyampaikan pada bulan Maret ini akan dilaksanakan kegiatan Orientasi TPK di semua Desa/Kelurahan untuk melatih kader Tim Pendamping Keluarga yang berjumlah 5973 orang dalam rangka mendukung pendampingan terhadap Keluarga Berisiko Stunting.

Baca Juga :  Presiden Terpilih Prabowo Sebut Pertanian Penentu Nasib Bangsa ke Depan

Kegiatan Rakerda dan Rembuk Stunting Kabupaten Garut ditutup dengan sesi tanya jawab dengan peserta, berbagai usulan dan pendapat muncul, mulai dari perluasan program-program gizi di wilayah pedesaan, peningkatan pemahaman akan pentingnya nutrisi bagi ibu hamil dan balita, hingga dukungan penuh bagi program-program pemberdayaan masyarakat dalam bidang kesehatan. Seluruh usulan tersebut kemudian dihimpun dan akan menjadi dasar bagi penyusunan program aksi lebih lanjut dalam upaya menurunkan stunting di Kabupaten Garut.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi
Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA
Hari Pustakawan Indonesia, Kemendikdasmen Ubah Perpustakaan Jadi Rumah Pendidikan
Kemendikdasmen Cetak Influencer Positif Lewat Bintang Sobat SMP 2026
Kemendikdasmen Perkuat LKP, Lulusan Disiapkan Tembus Dunia Kerja Internasional
Kemendikdasmen Perkuat LKP, Siapkan Lulusan Siap Kerja di Pasar Internasional
Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak di HUT ke-125
Bangku Sekolah Dikurangi, Air Mata Orang Tua Bertambah

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:40 WIB

FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:39 WIB

Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:36 WIB

Hari Pustakawan Indonesia, Kemendikdasmen Ubah Perpustakaan Jadi Rumah Pendidikan

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:48 WIB

Kemendikdasmen Cetak Influencer Positif Lewat Bintang Sobat SMP 2026

Minggu, 5 Juli 2026 - 18:34 WIB

Kemendikdasmen Perkuat LKP, Lulusan Disiapkan Tembus Dunia Kerja Internasional

Berita Terbaru