Purbaya Kritik Danantara Pakai Dividen BUMN untuk Beli SBN: “Keahlian Anda Apa?”

- Jurnalis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan kritik tajam terhadap Danantara yang berencana menggunakan dividen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk membeli Surat Berharga Negara (SBN). Purbaya mempertanyakan kompetensi lembaga tersebut dalam mengelola dana publik yang jumlahnya tidak kecil.

“Kritik itu saya sampaikan langsung ke Danantara. Kalau Anda taruh obligasi begitu banyak di pemerintah, keahlian Anda apa?” ujar Purbaya dalam rapat Dewan Pengawas Danantara, dikutip Kamis (16/10/2025).

Purbaya menilai langkah Danantara untuk mengalokasikan dana dividen BUMN ke instrumen SBN sebaiknya dipertimbangkan kembali. Menurutnya, kebijakan tersebut tidak menunjukkan inovasi dan justru berisiko menimbulkan ketergantungan pada utang pemerintah. Dana dividen yang besar seharusnya bisa diarahkan untuk kegiatan produktif, seperti investasi sektor riil, penguatan permodalan BUMN, atau proyek infrastruktur strategis.

Baca Juga :  JWG Indonesia-Filipina Berhasil Mengeksplorasi Kerja Sama yang Berpotensi Besar untuk Pendidikan

Ia mengingatkan bahwa meski SBN termasuk instrumen yang relatif aman, kebijakan menempatkan dana publik dalam surat utang pemerintah tetap memiliki risiko, terutama jika terjadi perubahan suku bunga dan kondisi fiskal nasional.

Selain itu, Purbaya menegaskan dirinya tidak menyukai pengelolaan anggaran yang terlalu bergantung pada utang. Ia menilai penurunan imbal hasil (yield) SBN memang menandakan stabilitas ekonomi yang baik, namun bukan berarti pemerintah dapat terus menambah beban utang tanpa perhitungan.

Pernyataan Purbaya ini menjadi sorotan publik karena menyinggung langsung kapasitas Danantara sebagai lembaga pengelola investasi negara. Ia menilai, jika Danantara mengelola dana besar dari dividen BUMN, maka lembaga tersebut harus menunjukkan keahlian dan tata kelola yang profesional, bukan sekadar menempatkan dana pada instrumen utang pemerintah.

Baca Juga :  DEBAT CAGUB-CAWAGUB JABAR BAKAL DIGELAR 3 KALI DENGAN TEMPAT BERBEDA

“Kalau memang mau dikelola, tunjukkan hasilnya. Negara butuh lembaga investasi yang bisa menciptakan nilai tambah, bukan hanya memutar uang di tempat yang sama,” tegasnya.

Sikap kritis Purbaya mencerminkan kehati-hatian pemerintah dalam menjaga pengelolaan dana publik agar tetap transparan dan akuntabel. Ia berharap setiap lembaga yang memegang mandat keuangan negara memiliki kompetensi yang sejalan dengan tanggung jawab besar yang diembannya.


Apakah Anda ingin saya tambahkan lead pembuka bergaya khas klopakindonesia.com (misalnya satu kalimat ringkas dan tegas sebelum paragraf pertama)?

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah
PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah
LDI 2026 Resmi Dibuka, 17.115 Murid Daftar Ajang Debat Nasional Kemendikdasmen
Luvidi Pranawa Raih Medali Emas IOAI 2026, Berawal dari Prestasi OSN
Pelajar Jawa Barat Diajak All Out Tanpa Burnout, DP3AKB Tekankan Kesehatan Mental
Pemprov Jabar Revitalisasi 32 Hektare Kebun Karet Jalupang Subang
Lantik 41 Pejabat, Wali Kota Bandung Tekankan Integritas dan Prinsip 3P
Cegah Karhutla, Dedi Mulyadi Instruksikan Pendakian Gunung di Jabar Ditutup

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 17:02 WIB

PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah

Kamis, 3 September 2026 - 11:08 WIB

PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah

Kamis, 3 September 2026 - 11:03 WIB

LDI 2026 Resmi Dibuka, 17.115 Murid Daftar Ajang Debat Nasional Kemendikdasmen

Kamis, 3 September 2026 - 10:45 WIB

Luvidi Pranawa Raih Medali Emas IOAI 2026, Berawal dari Prestasi OSN

Rabu, 2 September 2026 - 18:27 WIB

Pelajar Jawa Barat Diajak All Out Tanpa Burnout, DP3AKB Tekankan Kesehatan Mental

Berita Terbaru