Puncak Hari Kontrasepsi Sedunia 2025: Kehamilan Terencana untuk Indonesia Emas 2045

- Jurnalis

Kamis, 25 September 2025 - 23:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi – Puncak peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia (HKD) 2025 digelar serentak secara nasional pada Kamis (25/9/2025) dengan tema “Keluarga Berkualitas untuk Indonesia Emas 2045: Kehamilan Terencana, Keluarga Sejahtera”. Acara berlangsung secara hybrid, salah satunya dipusatkan di Aula Kantor Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Melalui telekonferensi dari Kota Metro, Lampung, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN, Wihaji, menegaskan pentingnya kontrasepsi dalam menjaga kualitas keluarga. Ia menekankan bahwa kontrasepsi bukan sekadar menunda kehamilan, melainkan juga mencegah terjadinya 4T: terlalu muda, terlalu tua, terlalu dekat, dan terlalu banyak.

“Kontrasepsi menjadi salah satu cara untuk memastikan anak-anak tumbuh sehat agar terwujud keluarga berkualitas,” ujar Wihaji.

Baca Juga :  Hore! Selama Bandung Great Sale 2024, Pemkot Gratiskan TMB dan Sediakan 300 Tiket Bandros

Di Jawa Barat, puncak HKD dihadiri langsung oleh Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dadi Roswandi, bersama jajaran mitra kerja, antara lain Kepala DPPKB Kabupaten Bekasi, Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Ketua PC IBI Bekasi, Kepala KUA Cikarang Pusat, Kepala Puskesmas Sukamahi, serta Sekretaris Camat Cikarang Pusat.

Dalam sambutannya, Dadi Roswandi menegaskan bahwa kontrasepsi memiliki makna lebih luas daripada sekadar pencegahan kehamilan.

“Kontrasepsi adalah alat untuk merencanakan kehidupan. Dengan perencanaan yang matang—baik fisik, mental, maupun ekonomi—setiap pasangan dapat memilih waktu yang tepat untuk memiliki anak. Kehamilan terencana adalah langkah awal menuju keluarga sejahtera dan generasi cerdas Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemerintah Indonesia Kembalikan Sembilan Kerangka Diduga Tentara Jepang pada Perang Dunia II

Sebelum acara puncak, Kaper Jabar bersama mitra kerja meninjau langsung pelayanan KB di Puskesmas Sukamahi, Cikarang Pusat. Sebanyak 26 orang tercatat menjadi akseptor Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), terdiri atas 23 akseptor implan dan 3 akseptor IUD.

Melalui momentum HKD 2025 ini, masyarakat diajak semakin sadar akan pentingnya perencanaan keluarga. Dengan kehamilan terencana, setiap anak berhak lahir dari keluarga yang siap, sementara setiap orang tua dapat membangun keluarga sejahtera tanpa beban.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat
Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen
Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas
FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi
Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA
Hari Pustakawan Indonesia, Kemendikdasmen Ubah Perpustakaan Jadi Rumah Pendidikan
Kemendikdasmen Cetak Influencer Positif Lewat Bintang Sobat SMP 2026
Kemendikdasmen Perkuat LKP, Lulusan Disiapkan Tembus Dunia Kerja Internasional

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:31 WIB

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:24 WIB

Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen

Senin, 13 Juli 2026 - 16:02 WIB

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:40 WIB

FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:39 WIB

Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA

Berita Terbaru