Kemendukbangga/BKKBN Gencarkan Percepatan Pencegahan Stunting di Sukabumi

- Jurnalis

Kamis, 25 September 2025 - 23:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upaya percepatan pencegahan stunting terus digencarkan. Direktur Bina Penggerak Lini Lapangan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga/BKKBN), Lisna Prihantini, turun langsung ke Kabupaten Sukabumi pada Kamis (25/9/2025) untuk melakukan pemantauan sekaligus evaluasi pelaksanaan program di lapangan.

Kegiatan yang digelar di Aula Kantor DPPKB Kabupaten Sukabumi ini dibuka oleh Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, serta diikuti 20 peserta yang terdiri dari Penyuluh KB (PKB), Kader KB, dan jajaran OPD KB.

Baca Juga :  Jumlah Komisi Belum Ditentukan, Tunggu Jumlah K-L Dibentuk Presiden Terpilih

Dalam arahannya, Lisna menegaskan bahwa evaluasi lapangan menjadi langkah penting untuk mengetahui kondisi nyata di masyarakat.

“Kami ingin mendengar langsung aspirasi, tantangan, dan kebutuhan para petugas serta kader di lapangan, agar strategi percepatan pencegahan stunting bisa lebih tepat sasaran,” ujar Lisna.

Pada sesi diskusi, Tim Pendamping Keluarga (TPK) menyampaikan masukan terkait optimalisasi penggunaan dana Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB), terutama untuk mendukung kader yang menghadapi kendala geografis antar desa. Para penyuluh juga didorong agar lebih kreatif dalam mengembangkan program Bangga Kencana di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Tinjau Gerakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Posyandu Bogor

Melalui kegiatan ini, Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat berharap kualitas kinerja PKB, PLKB, dan kader semakin meningkat, sehingga program Bangga Kencana dapat berjalan lebih efektif dan berdampak langsung, khususnya dalam mempercepat penurunan stunting di tingkat desa.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendikdasmen Luncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Target Bangun 500 SNT hingga 2029
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Nasional dan Pencegahan Demam Tifoid
Sarasehan Jurnalis Peduli Keluarga Dorong Penguatan Peran Media sebagai Mitra Strategis Bangun Ketahanan Keluarga Menuju Jawa Barat Istimewa
Harga Kelapa Anjlok Drastis, Pendapatan Petani Pangandaran Turun Lebih dari 50 Persen
AMPETRA Soroti Sulitnya Izin Tambang Rakyat, Siap Dampingi Penambang hingga Kantongi Legalitas
Peran Keluarga Jadi Kunci Cegah Demensia, BKKBN Jabar Perkuat Pendampingan Lansia Berbasis Keluarga
Kemendukbangga/BKKBN dan Pemprov Jabar Perkuat Sinergi Perluas Sekolah Siaga Kependudukan
DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 19:50 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Target Bangun 500 SNT hingga 2029

Senin, 20 Juli 2026 - 11:26 WIB

Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Nasional dan Pencegahan Demam Tifoid

Senin, 20 Juli 2026 - 11:23 WIB

Sarasehan Jurnalis Peduli Keluarga Dorong Penguatan Peran Media sebagai Mitra Strategis Bangun Ketahanan Keluarga Menuju Jawa Barat Istimewa

Senin, 20 Juli 2026 - 09:12 WIB

Harga Kelapa Anjlok Drastis, Pendapatan Petani Pangandaran Turun Lebih dari 50 Persen

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:14 WIB

Peran Keluarga Jadi Kunci Cegah Demensia, BKKBN Jabar Perkuat Pendampingan Lansia Berbasis Keluarga

Berita Terbaru