Prabowo Teken Perpres Nomor 116 Tahun 2025 tentang SMA Unggul Garuda, Fokus Cetak SDM Sains dan Teknologi

- Jurnalis

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah resmi menetapkan Peraturan Presiden Nomor 116 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Sekolah Menengah Atas Unggul Garuda. Regulasi tersebut ditandatangani oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada 20 November 2025 sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

Penyelenggaraan Sekolah Menengah Atas (SMA) Unggul Garuda menjadi langkah strategis pemerintah untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul, khususnya di bidang sains dan teknologi. Program ini dirancang untuk mempersiapkan peserta didik agar mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik pada bidang-bidang prioritas pembangunan nasional.

Dalam beleid tersebut disebutkan bahwa SMA Unggul Garuda merupakan satuan pendidikan jenjang menengah yang menyelenggarakan pendidikan unggul dan inklusif, dengan tujuan menghasilkan lulusan berkompetensi tinggi di bidang sains dan teknologi.

Tiga Pilar SMA Unggul Garuda

Penyelenggaraan SMA Unggul Garuda bertumpu pada tiga pilar utama:

  1. Penyeimbang akses, yaitu membuka kesempatan bagi peserta didik dari berbagai latar belakang daerah dan sosial ekonomi untuk memperoleh pendidikan berkualitas.
  2. Inkubator pemimpin, melalui pembentukan karakter dan kepemimpinan masa depan Indonesia.
  3. Prestasi akademik dan pengabdian kepada masyarakat, dengan pendidikan berkualitas tinggi serta pembinaan jiwa pelayanan sosial.
Baca Juga :  Cari Kampung KB Terbaik untuk Maju ke Tingkat Nasional, BKKBN Jabar Interview 23 Kabupaten/ Kota

Program ini dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

SMA Unggul Garuda Baru

SMA Unggul Garuda Baru merupakan sekolah yang dibangun dan dikelola langsung oleh pemerintah pusat. Sekolah ini memiliki kriteria khusus untuk mencetak lulusan unggul di bidang sains dan teknologi.

Kurikulum yang digunakan mengacu pada standar nasional pendidikan dan dilengkapi dengan kurikulum pengayaan yang ditetapkan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Penerimaan peserta didik terbuka bagi siswa dari seluruh Indonesia dengan mempertimbangkan:

  • Kemampuan akademik
  • Latar belakang ekonomi
  • Asal geografis
  • Daya tampung sekolah

Seleksi dilakukan melalui dua jalur, yakni jalur beasiswa dan jalur reguler.

SMA Unggul Garuda Transformasi

Selain membangun sekolah baru, pemerintah juga melakukan transformasi terhadap SMA atau madrasah aliyah (MA) yang telah memenuhi kriteria tertentu.

Baca Juga :  Telkom Regional Jabar Siap Kolaborasi Sukseskan Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) dan Genting

SMA Unggul Garuda Transformasi dipilih dari sekolah yang:

  • Berlokasi di Indonesia
  • Memiliki akreditasi A
  • Memiliki prestasi di tingkat regional, nasional, dan/atau internasional

Sekolah yang terpilih akan mendapatkan pengayaan dari Kemendiktisaintek, meliputi:

  • Pelatihan manajemen sekolah
  • Pelatihan guru dan tenaga kependidikan
  • Pembinaan peserta didik

Pendanaan dan Evaluasi

Perpres juga mengatur mekanisme pemantauan dan evaluasi. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi diwajibkan melakukan pemantauan paling sedikit enam bulan sekali dan melaporkannya kepada Presiden.

Dari sisi pendanaan, penyelenggaraan SMA Unggul Garuda bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta sumber lain yang sah dan tidak mengikat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kehadiran SMA Unggul Garuda diharapkan menjadi terobosan strategis dalam memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global melalui penyiapan generasi unggul di bidang sains dan teknologi.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendikdasmen, ASEAN, dan SEAMEO Luncurkan Roadmap PAUD 2026–2030 untuk SDM Unggul Asia Tenggara
BOSP 2026 Diperkuat, Kemendikdasmen Alokasikan Rp59 Triliun untuk Layanan dan Mutu Pendidikan
Mendukbangga Wihaji Kuliah Umum di UIN Bandung, Tekankan Peran Keluarga untuk SDM Unggul 2045
Wamen Fajar: Sertifikasi Kompetensi dan Bahasa Asing Kunci Lulusan SMK Tembus Pasar Global
TKA SMP di Bandung Berjalan Lancar, Wamendikdasmen Pastikan Sesuai Prosedur
Bio Farma Raih PROPER Emas ke-10 dan Green Leadership, Bukti Komitmen Lingkungan
Kemendikdasmen Dorong Transformasi SMK Swasta, Masa Studi 4 Tahun Disiapkan
BGN Terapkan No Service No Pay, Insentif SPPG Rp6 Juta Bisa Dihentikan

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 05:01 WIB

Kemendikdasmen, ASEAN, dan SEAMEO Luncurkan Roadmap PAUD 2026–2030 untuk SDM Unggul Asia Tenggara

Sabtu, 11 April 2026 - 04:59 WIB

BOSP 2026 Diperkuat, Kemendikdasmen Alokasikan Rp59 Triliun untuk Layanan dan Mutu Pendidikan

Kamis, 9 April 2026 - 23:26 WIB

Mendukbangga Wihaji Kuliah Umum di UIN Bandung, Tekankan Peran Keluarga untuk SDM Unggul 2045

Kamis, 9 April 2026 - 22:31 WIB

Wamen Fajar: Sertifikasi Kompetensi dan Bahasa Asing Kunci Lulusan SMK Tembus Pasar Global

Rabu, 8 April 2026 - 22:13 WIB

TKA SMP di Bandung Berjalan Lancar, Wamendikdasmen Pastikan Sesuai Prosedur

Berita Terbaru