Pemerintah Dorong Pelaku Parekraf Desa Wisata Onboarding

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 30 Juli 2024 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Pemerintah mendorong pengelola desa wisata di Malang untuk mengemas paket wisata dengan menarik.  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan paket wisata itu bisa onboarding digital dalam platform online travel agent (OTA) mitra Kemenparekraf.

“Upaya ini sesuai arahan Presiden Jokowi yang mendorong gerakan nasional Bangga Berwisata di Indonesia, dengan target 1,5 miliar pergerakan wisatawan nusantara melalui kampanye berwisata di Indonesia,” katanya dalam acara Beli Kreatif Desa Wisata (Beti Dewi) 2024 di Kampong Heritage Kajoetangan, Kota Malang, Minggu (28/7/2024).

Menparekraf Sandiaga menyatakan pembuatan paket wisata menarik dan onboarding diharapkan akan mampu meningkatkan pergerakan jumlah wisatawan di Indonesia. 

Menparekraf Sandiaga menjelaskan, Jawa Timur menjadi salah satu pasar utama wisatawan nusantara (wisnus). Wisnus terbanyak dengan 204,7 juta pergerakan merupakan wisnus asal Jawa Timur yang melakukan perjalanan wisata, atau sekitar 25 persen dari total jumlah perjalanan wisnus secara nasional pada 2023.

Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan desa wisata dan produk ekonomi kreatif untuk bisa onboarding, sehingga wisatawan tidak hanya menjadi rohali (rombongan hanya lihat-lihat), tapi menjadi rojali (jombongan jadi beli). 

Baca Juga :  Kemendikdasmen Perkuat Program Relawan Pendidikan 2026 untuk Tangani Anak Tidak Sekolah

“Hari ini ada 379 desa wisata dan 772 produk wisata telah onboarding tapi ini masih sangat kurang. Karena potensi kita ada 6016 desa wisata dan produk-produknya banyak sekali. Saya ingin agar ADWI ini berlanjut karena di pemerintahan selanjutnya kita harus terus mendorong wisata yang dekat dengan masyarakat, dan membuka peluang usaha lapangan kerja yang luas. Di Kota Malang ini, kami ingin memastikan agar ADWI yang sudah digagas dari 2021 ini berlanjut dan disambut dengan produk-produk wisata dan layanan paket wisata yang lebih baik,” kata Menparekraf Sandiaga. 

Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenparekraf/Baparekraf, Dwi Marhen Yono, menjelaskan bahwa Beti Dewi di Kampong Heritage Kajoetangan, Kota Malang, ini merupakan penyelenggaraan ke-4 selama tahun 2024.

“Sejak 2 tahun lalu ini sudah kita laksanakan, dari 6.016 desa wisata, yang sudah masuk onboarding sebanyak 379 desa. Dan dari 370 desa itu yang masuk di Traveloka, Tiket.com, dan lain-lain itu sudah ada total 722 produk atau paket wisata,” kata Marhen. 

Baca Juga :  Dirut Sritex Kembali Diperiksa Kejagung, Terkait Dugaan Korupsi Kredit Bank

Marhen menjelaskan pengemasan paket wisata dan mengonbordingkannya akan meningkatkan omzet para pelaku parekraf, sehingga mereka bisa naik kelas. 

“Jadi harapannya setelah Beti Dewi ini, naik kelas omzetnya yang 100 jadi 200. Kemudian wisatawan semakin banyak datang dan dampak ekonomi ke masyarakat di Kampong Heritage Kajoetangan semakin bisa bertambah,” kata Marhen. 

Saat ini Kemenparekraf terus memperluas kolaborasi dengan stakeholder pariwisata termasuk dengan 5 OTA mitra (Traveloka, Tiket.com, Mister Aladin, Atourin, dan Djalanin.com) melalui Promosi Beti Dewi 2024. 

Pj. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa saat ini Malang telah memiliki Malang Creative Center (MCC) yang bertujuan untuk mengelola dan menjaga ekosistem ekonomi kreatif di Kota Malang. MCC ditujukan bagi semua masyarakat, komunitas, serta organisasi untuk kegiatan kreatif guna memberdayakan atau meningkatkan kapasitas SDM. 

“Kami sudah punya masterplan untuk ke depan, semoga di tahun 2025, Kota Malang ini bisa menjadi salah satu kota kreatif di dunia,” kata Wahyu. 

Turut mendampingi Menparekraf, Staf Khusus Menparekraf Bidang Pengamanan Destinasi dan Isu-isu Strategis, Brigjen TNI Ario Prawiseso. 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pegadaian Jabar dan MES Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Syariah serta UMKM
Tiga Penumpang Alphard yang Berselisih dengan Satpam di Bundaran HI Ternyata Personel Polda Jabar
Murid Indonesia Raih 4 Medali Perunggu di International Mathematical Olympiad (IMO) 2026
ASEAN Sepakati Rencana Kerja Pendidikan 2026–2030, AI dan STEM Jadi Prioritas
DP3AKB Jawa Barat Dampingi Saksi Korban TPPO Asal Jabar dalam Persidangan di Maumere
SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Resmi Dibuka, Pendaftaran hingga 27 Juli
Hari Anak Nasional 2026, Hj. Siti Muntamah Ajak Wujudkan Jawa Barat Ramah Anak Lewat Ketahanan Keluarga
Pegadaian Kanwil X Jabar Salurkan 100 Paket Sembako dan Edukasi Literasi Digital bagi Lansia di Indramayu

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 17:31 WIB

Pegadaian Jabar dan MES Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Syariah serta UMKM

Senin, 27 Juli 2026 - 07:23 WIB

Tiga Penumpang Alphard yang Berselisih dengan Satpam di Bundaran HI Ternyata Personel Polda Jabar

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:47 WIB

Murid Indonesia Raih 4 Medali Perunggu di International Mathematical Olympiad (IMO) 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:03 WIB

ASEAN Sepakati Rencana Kerja Pendidikan 2026–2030, AI dan STEM Jadi Prioritas

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:12 WIB

DP3AKB Jawa Barat Dampingi Saksi Korban TPPO Asal Jabar dalam Persidangan di Maumere

Berita Terbaru