Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Cirebon sambangi kantor Perwakilan Kemendukbangga/(BKKBN) Provinsi Jawa Barat, dalam rangka audiensi penguatan sinergitas program pemenuhan gizi masyarakat, khususnya melalui distribusi Makanan Bergizi (MBG) bagi kelompok sasaran 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. (3/4/2026)
Dalam pertemuan tersebut, Kepala KPPG, Yulian Septa P membahas secara komprehensif mekanisme distribusi MBG agar tepat sasaran, berkelanjutan, dan menjangkau kelompok yang paling membutuhkan. Kedua pihak menekankan pentingnya data sasaran yang akurat, kolaborasi lintas sektor, serta peran aktif penyuluh dan kader di lapangan dalam mendukung kelancaran penyaluran MBG kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Beliau menyoroti peran MBG sebagai salah satu intervensi penting dalam pencegahan stunting dan peningkatan kesehatan ibu dan anak. Distribusi MBG bagi 3B diharapkan mampu memenuhi kebutuhan gizi esensial pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), sehingga dapat mendukung tumbuh kembang balita secara optimal dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.
“Audiensi ini dilaksanakan dalam rangka memastikan prosedur dan SOP pelaksanaan Makanan Bergizi Gratis bagi Ibu Menyusui, Ibu Hamil dan Balita Non Paud / MBG 3B berjalan sesuai standar strategis nasional maka diperlukan kinerja dan koordinasi lintas sektor yang baik di lini lapangan.” Ujarnya
Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat @dadiroswandi menyampaikan peran Penyuluh KB yang ditugaskan untuk melakukan pendampingan kepada kader (TPK) ketika pembagian MBG 3B.
“Penyuluh KB juga bertugas menjembatani antara TPK dengan SPPG guna memastikan setiap sasaran 3B mendapatkan MBG”. Ungkapnya
Melalui pertemuan ini, diharapkan koordinasi antar dua belah pihak dapat semakin solid serta dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat agar visi besar Indonesia Emas 2045 diisi dengan masyarakat yang sehat, kuat dan berdaya saing.


























