Bandung, Klopakindonesia.com – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Muhamad Nur, menyiapkan Rp16,7 triliun untuk memenuhi kebutuhan uang layak edar masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Kebijakan tersebut disampaikan dalam peluncuran program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 di Bandung, Kamis (13/2/2026).
Muhamad Nur menjelaskan, alokasi dana Rp16,7 triliun tersebut terbagi atas Rp10,29 triliun untuk wilayah Jawa Barat, Rp2,55 triliun untuk wilayah Tasikmalaya, serta Rp3,89 triliun untuk wilayah Cirebon. Langkah ini dilakukan guna memastikan ketersediaan uang tunai dalam jumlah memadai menjelang puncak kebutuhan masyarakat saat Lebaran.
Dalam pelaksanaannya, Bank Indonesia bekerja sama dengan perbankan menyediakan 359 titik layanan penukaran yang tersebar di 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat, termasuk 285 loket perbankan.
Layanan penukaran uang berlangsung mulai 2 Maret hingga 12 Maret 2026 dengan durasi yang diperpanjang agar masyarakat memiliki waktu lebih leluasa dalam mempersiapkan kebutuhan hari raya.
Titik penukaran tersebar di berbagai lokasi strategis seperti pusat olahraga, masjid, terminal, hingga tempat istirahat jalan tol guna memudahkan akses masyarakat dan para pemudik.
Untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan layanan, masyarakat diwajibkan melakukan pemesanan penukaran melalui aplikasi PINTAR. Sistem ini diterapkan guna memastikan transparansi serta menghindari antrean panjang di lokasi penukaran.
Setiap warga dapat menukar uang maksimal sebesar Rp5,3 juta dalam satu paket, dengan pecahan mulai dari Rp50.000 hingga Rp1.000 sesuai ketentuan resmi.
Bank Indonesia juga mengimbau masyarakat untuk melakukan penukaran di lokasi resmi agar jumlah uang sesuai, keaslian terjamin, serta tanpa dikenakan biaya tambahan.


























