bank bjb Raih Dua Penghargaan Transparansi dan Penurunan Emisi Korporasi Terbaik 2024

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 Mei 2024 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bank bjb meraih penghargaan Transparansi Penurunan Emisi Korporasi Terbaik 2024 dari Bumi Global Karbon (BGK) Foundation yang bekerjasama dengan Investortrust, pada Rabu (29/5) di Hotel Aryaduta, Jakarta. Penghargaan diterima oleh Senior Executive Vice President Bisnis bank bjb Beny Riswandi.

Dalam kesempatan tersebut, bank bjb meraih dua penghargaan sekaligus yaitu kategori “Transparansi Penurunan Emisi Korporasi” dengan predikat Green Elite dan “Transparansi Perhitungan Emisi Korporasi” dengan predikat Platinum Plus.

Sebagai informasi, BGK Foundation melakukan penilaian berdasarkan laporan keberlanjutan perusahaan. Penilaian BGK Foundation mengacu pada GHG Protocol, salah satu standar global yang digunakan banyak lembaga di banyak negara untuk mengevaluasi kemajuan penerapan program penurunan emisi korporasi.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, Widi Hartoto, menyampaikan penghargaan tersebut semakin menegaskan perseroan yg berkomitmen untuk mendukung penuh “net zero emission Indonesia” melalui berbagai inisiatif berbasis Environtment, Social & Governance (ESG) pada berbagai aktifitas operasional bank.

“bank bjb telah mengimplementasikan keuangan berkelanjutan melalui pengelolaan lingkungan operasional yang rendah karbon emisi, pengembangan produk jasa keuangan berkelanjutan dan pengelolaan tanggung jawal sosial lingkungan,” ucap Widi.

Baca Juga :  Tumpas Jaringan Mafia BBM, PTDH terhadap Ipda Rudy Soik Harus Ditinjau Ulang

Berkat penerapan bisnis dengan prinsip mendukung implementasi NZE, bank bjb telah berhasil mengurangi total emisi gas rumah kaca sebanyak 21,9% persen. Program penyerapan emisi kabron telah mengurangi emisi sebanyak 33.510 ton CO2 equivalent dalam 4 tahun terakhir.

Sebagai Emiten yang mengimplementasikan keuangan berkelanjutan, bank bjb memiliki fokus untuk mengembangkan kapasitas internal organisasi mengenai keuangan berkelanjutan, pengelolaan lingkungan Internal yang ramah lingkungan hidup, pengelolaan Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan, peningkatan Literasi & Inklusi Keuangan Yang Berkelanjutan Terhadap Masyarakat Dan Pelaku Industri dan pengembangan Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan.

Secara bertahap dan terus dikembangkan, bank bjb mendorong penggunaan energi baru dan terbarukan dalam mobilitas pegawai dengan menyediakan EV Charging Station pada jaringan kantor.

Selanjutnya, bank bjb juga berkomitmen mengurangi konsumsi bahan bakar fossil, penggunaan solar panel, perangkat listrik yang hemat energi, pengurangan penggunaan tinta dan kertas melalui proses kerja yang paperless, sampai dengan mendorong gaya hidup rendah emisi karbon melalui “bjb Wellness Program”.

Baca Juga :  BKKBN Jabar Gelar Workshop Pemutakhiran Pendataan Keluarga 2025 di Garut

Dengan program-program tersebut, bank bjb telah berhasil mengurangi total emisi gas rumah kaca yang dihasilkan dari aktivitas operasional sebanyak 21.9% yang akan terus dilanjutkan untuk menjadi Emiten dengan Net Zero Emission.

Sementara itu, guna mengantisipasi dampak risiko perubahan iklim dan lingkungan pada keuangan dan operasional bank, bank bjb juga mendukung kebijakan OJK membangun kerangka penilaian ketahanan model bisnis dan strategi bank terhadap perubahan iklim, dengan menjadi salah satu bank dalam Task Force Climate Related Financial Risk dan melakukan Climate Risk Stress Testing untuk mengukur dan melakukan transisi bisnis ke arah yang lebih rendah karbon.

“bank bjb senantiasa menerapkan prinsip keberlanjutan dalam menjalankan roda bisnis sekaligus keberlangsungan lingkungan dan sosial. Perusahaan pun selalu menjadikan praktik usaha berkelanjutan sebagai acuan dalam memandu langkah-langkah strategis ekspansi perusahaan.

Hal ini tercermin dari portofolio pembiayaan hijau bank bjb yang terus tumbuh,” ungkap Widi.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penerapan HACCP di Dapur SPPG: Panduan Keamanan Pangan dari Bahan hingga Distribusi MBG
Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari Mulai 14 September 2026, Ini Dua Jalur Alternatifnya
Dentuman Terasa hingga Jawa Barat, Badan Geologi Ungkap Diduga Terkait Erupsi Anak Krakatau
Volkswagen Restrukturisasi Besar-besaran, 4 Pabrik Jerman Terancam Kehilangan Produksi
Kemendikdasmen Perkuat Kompetensi Guru Terapkan STEM dengan Prinsip 5M
PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah
PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah
LDI 2026 Resmi Dibuka, 17.115 Murid Daftar Ajang Debat Nasional Kemendikdasmen

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 17:37 WIB

Penerapan HACCP di Dapur SPPG: Panduan Keamanan Pangan dari Bahan hingga Distribusi MBG

Sabtu, 5 September 2026 - 15:16 WIB

Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari Mulai 14 September 2026, Ini Dua Jalur Alternatifnya

Sabtu, 5 September 2026 - 09:48 WIB

Dentuman Terasa hingga Jawa Barat, Badan Geologi Ungkap Diduga Terkait Erupsi Anak Krakatau

Jumat, 4 September 2026 - 14:08 WIB

Volkswagen Restrukturisasi Besar-besaran, 4 Pabrik Jerman Terancam Kehilangan Produksi

Jumat, 4 September 2026 - 05:45 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Kompetensi Guru Terapkan STEM dengan Prinsip 5M

Berita Terbaru