Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Tegas Tolak Cabut Larangan Study Tour Meski Didemo Pekerja Wisata

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 22 Juli 2025 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG — Ribuan pekerja wisata yang terdiri dari pengemudi bus pariwisata, pengusaha travel, tour leader, serta pelaku industri pariwisata lainnya melakukan unjuk rasa di depan Gedung Sate, Bandung, pada Senin (21/7/2025). Mereka menyuarakan penolakan terhadap Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang melarang kegiatan study tour untuk siswa di seluruh wilayah Jabar.

Namun, Gubernur Dedi Mulyadi dengan tegas menyatakan tidak akan mencabut larangan tersebut. Ia menilai, aksi demonstrasi justru semakin memperjelas bahwa study tour yang selama ini dilakukan sekolah-sekolah lebih condong kepada kegiatan piknik ketimbang edukasi.

“Yang demo bukan guru, bukan siswa, bukan orang tua murid, tapi pengusaha pariwisata. Ini membuktikan bahwa memang study tour selama ini adalah kegiatan wisata, bukan pendidikan,” kata Dedi dalam pernyataan pers yang dirilis usai aksi demonstrasi berlangsung.

Dedi menjelaskan bahwa kebijakan larangan study tour diterbitkan sebagai bentuk perlindungan terhadap siswa dan orang tua. Ia menyoroti banyaknya laporan tentang mahalnya biaya yang harus ditanggung wali murid untuk kegiatan study tour, bahkan tidak sedikit yang terpaksa berutang.

“Saya ingin memastikan pendidikan tetap pada jalurnya. Jangan ada kegiatan yang membebani secara ekonomi, apalagi dengan alasan yang tidak substansial. Pendidikan adalah hak semua anak, bukan hanya yang mampu membayar liburan,” tegasnya.

Gubernur Dedi juga menyoroti keberadaan peserta aksi dari luar Jawa Barat, termasuk komunitas kendaraan off-road dari Yogyakarta yang ikut menyuarakan penolakan terhadap larangan tersebut.

“Kalau sampai ada yang datang dari luar provinsi untuk demo, ini menunjukkan bahwa kegiatan ini sudah jadi lahan ekonomi bagi banyak pihak. Tapi kepentingan pendidikan anak-anak Jawa Barat tidak bisa dikompromikan,” ujar mantan Bupati Purwakarta itu.

Di sisi lain, para pelaku wisata yang tergabung dalam berbagai komunitas jasa pariwisata merasa terdampak langsung atas kebijakan tersebut. Mereka mengaku kehilangan potensi pendapatan yang besar, terutama di musim liburan sekolah.

“Larangan ini mematikan usaha kami. Kami bukan hanya kehilangan pesanan, tapi juga kehilangan harapan,” ujar Ari, salah satu pengusaha bus pariwisata dari Bandung.

Mereka mendesak agar pemerintah membuka ruang dialog dan mempertimbangkan pelonggaran kebijakan dengan pengawasan ketat, bukan pelarangan total.

Baca Juga :  Arsjad Rasjid Cuti dari Kadin Saat Jadi Ketua TPN Ganjar di Pilpres 2024

Meski tekanan datang dari berbagai pihak, Gubernur Dedi tetap bergeming. Ia menegaskan bahwa tidak ada wacana untuk mencabut ataupun merevisi larangan tersebut. Bahkan, ia menyatakan bahwa surat edaran akan tetap menjadi pedoman bagi seluruh sekolah dan instansi pendidikan di Jabar.

“Silakan demo. Tapi jangan harap larangan ini dicabut. Saya berdiri di sisi rakyat kecil yang ingin anaknya sekolah tanpa terbebani biaya tambahan,” tandasnya.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Atlet Indonesia Jadi Flag Bearer Asian Games Aichi-Nagoya 2026
ATR/BPN Percepat Sertipikasi 3 Juta Tanah MBR, Target 2027
Nusron Wahid Hormati Proses Hukum KPK, Pelayanan ATR/BPN Tetap Jalan
Bio Farma dan DWP Pusat Perkuat Pencegahan Kanker Serviks melalui Vaksinasi HPV
Kemendikdasmen Perluas Pelatihan Pembelajaran Mendalam, Koding dan AI
GENTING Sasar 27.051 Keluarga Berisiko Stunting di Indramayu
Pegadaian Kanwil X Jabar Raih Sertifikasi ISO 22301:2019
Bio Farma Kembangkan Vaksin HPV, Rotavirus, hingga Malaria

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 12:01 WIB

Dua Atlet Indonesia Jadi Flag Bearer Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 11:57 WIB

ATR/BPN Percepat Sertipikasi 3 Juta Tanah MBR, Target 2027

Sabtu, 19 September 2026 - 11:48 WIB

Nusron Wahid Hormati Proses Hukum KPK, Pelayanan ATR/BPN Tetap Jalan

Sabtu, 19 September 2026 - 07:02 WIB

Bio Farma dan DWP Pusat Perkuat Pencegahan Kanker Serviks melalui Vaksinasi HPV

Jumat, 18 September 2026 - 18:31 WIB

Kemendikdasmen Perluas Pelatihan Pembelajaran Mendalam, Koding dan AI

Berita Terbaru

Ilmu Pengetahuan

Mengapa AI Membutuhkan Banyak Air dan Listrik? Ini Penjelasannya

Senin, 21 Sep 2026 - 07:47 WIB