Pemerintah Pusat dan Pemkab Garut Perkuat Sinergi, Bonus Demografi Jadi Fokus Utama

- Jurnalis

Sabtu, 17 Mei 2025 - 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Pemerintah melalui Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) terus mendorong percepatan berbagai program strategis demi mengoptimalkan potensi bonus demografi Indonesia. Khususnya melalui melalui lima program unggulan (quick wins) kementerian, meliputi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Lansia Berdaya (Sidaya), dan Super Apps Keluarga Indonesia.

Sekretaris Kemendukbangga Budi Setiyono menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan elemen masyarakat dalam menyukseskan kebijakan-kebijakan pembangunan kependudukan yang berkelanjutan. Guru besar Ilmu Pemerintahan Universitas Diponegoro (Undip) ini menilai perlu meninjau secara langsung implementasi quick wins di lapangan.

“Kunjungan ini memiliki tiga tujuan utama. Pertama, bersilaturahmi dengan para petugas lapangan yang selama ini telah berperan penting dalam menggerakkan masyarakat menjalankan program-program pembangunan keluarga, pengendalian penduduk, serta keluarga berencana dan stunting. Melalui dialog langsung ini, pemerintah ingin mengetahui sejauh mana efektivitas kerja para petugas, tantangan yang mereka hadapi, serta memperoleh masukan untuk penyempurnaan kebijakan di lapangan,” ungkap Budi usai menyapa pengelola program kediklatan dan penyuluh keluarga berencana di Balai Diklat Kependudukan dan Keluarga Berencana Garut, Jalan RSU Garut, pada Jumat (16/5/2025).

Kedua, kunjungan ini juga diarahkan untuk membangun komunikasi yang lebih erat dengan pengelola program pembangunan keluarga kependudukan dan keluarga berencana (Bangga Kencana). Selain itu, pemerintah ingin memastikan bahwa seluruh program yang berkaitan dengan penyesuaian kebijakan, terutama yang menyangkut pencegahan stunting dan ketahanan keluarga, benar-benar relevan dengan kebutuhan dan situasi terkini di masyarakat.

Baca Juga :  Pelija Foundations Bergerak Memberikan Bantuan di Desa Datar Nangka Sagaranten Sukabumi

“Alhamdulillah, kita masih memiliki pilar-pilar masyarakat yang menjadi perpanjangan tangan pemerintah di lapangan. Mereka sangat berperan dalam menjalankan program-program kependudukan dan keluarga berencana,” ujar Nurdin.
.
Ia juga menambahkan bahwa Pemkab Garut terus berupaya menyelaraskan program-program pusat dengan kondisi dan kebutuhan lokal, agar dampak pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, khususnya kelompok rentan dan masyarakat kurang beruntung. Nurdin menilai, kunjungan ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta merumuskan langkah-langkah lanjutan agar berbagai program strategis yang dirancang oleh pemerintah pusat dapat berjalan efektif di tingkat daerah dan memberikan dampak nyata dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

Ketiga, Kementerian juga memantau langsung implementasi program quick wins yang dirancang untuk memperkuat fondasi bonus demografi melalui langkah cepat yang terukur dan berbasis data. Program ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan bahwa kebijakan-kebijakan pusat dapat dijalankan dengan baik di daerah, serta mendorong pencapaian target-target strategis secara lebih efektif.
.
“Potensi bonus demografi tidak akan otomatis membawa manfaat jika tidak diiringi dengan struktur kebijakan yang jelas, terintegrasi, dan terukur. Oleh karena itu, penting untuk merencanakan secara matang dan sinergi antarkementerian, serta antara pemerintah pusat dan daerah, agar kapitalisasi bonus demografi dapat tercapai secara optimal,” terang Budi.
.
Khusus perkembangan terbaru pelaksanaan quick wins, Budi menilai pada prinsipnya berada pada jalur yang tepat (on the track). Dari lima program unggulan, hanya satu yang masih dalam tahap pengenbangan.
.
“Empat dari lima program sudah berjalan baik. Hanya SuperApss yang masih dalam proses konstruksi desain dan pengadaan. Namun secara keseluruhan, program-program ini menunjukkan hasil positif dari sisi kelembagaan, penerima manfaat, hingga partisipasi dari berbagai elemen masyarakat,” kata Budi.
.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Garut Nurdin Yana menyatakan bahwa pihaknya sangat menyambut baik dukungan dan perhatian pemerintah pusat terhadap daerahnya. Ia menyebutkan bahwa Kabupaten Garut mendapat alokasi dana yang relatif besar untuk mendukung pelaksanaan program Bangga Kencana, yaitu sebesar Rp26 miliar untuk Dana Alokasi Khusus non-fisik dan Rp2,6 miliar untuk fisik.
.
Namun demikian, Nurdin juga mengakui adanya tantangan struktural yang dihadapi di daerah, khususnya terkait terbatasnya jumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan sumber daya manusia. Ia menyatakan bahwa SDM di lapangan sudah berkurang, sehingga perlu ada penguatan dari sisi kelembagaan maupun kolaborasi dengan masyarakat.

Baca Juga :  Sekolah Pranikah Cegah Masalah Kronis Keluarga Jawa Barat
Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendikdasmen Luncurkan Beasiswa Talenta Indonesia 2026, Jamin Keberlanjutan Murid Berprestasi hingga S1/D4
Iran Tutup Selat Hormuz Usai Serangan AS–Israel, 20 Persen Jalur Minyak Dunia Lumpuh
Kementan Percepat Hilirisasi Sawit, Produksi CPO 2025 Capai 46,55 Juta Ton dan Ekspor Naik
Mentan Andi Amran Sulaiman Perkuat BRMP Provinsi, Kementan Terapkan Meritokrasi dan Awasi Alsintan
Bank Indonesia Jabar Siapkan Rp16,7 Triliun untuk Penukaran Uang Ramadan dan Idulfitri 2026
Pemdaprov Jawa Barat Siapkan 60 Posko Piket Lebaran 2026 dan 19 DRU, Jalan Provinsi 91,68 Persen Mantap
Nasyirul Falah Amru Dorong Kejaksaan Agung Eksaminasi Kasus Hukuman Mati ABK Fandy dan Mahasiswa Unram
Viral Toyota Calya Lawan Arah di Gunung Sahari, Sopir Gunakan Pelat Palsu dan Jadi Tersangka

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 17:02 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Beasiswa Talenta Indonesia 2026, Jamin Keberlanjutan Murid Berprestasi hingga S1/D4

Minggu, 1 Maret 2026 - 04:56 WIB

Iran Tutup Selat Hormuz Usai Serangan AS–Israel, 20 Persen Jalur Minyak Dunia Lumpuh

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:43 WIB

Kementan Percepat Hilirisasi Sawit, Produksi CPO 2025 Capai 46,55 Juta Ton dan Ekspor Naik

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:38 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman Perkuat BRMP Provinsi, Kementan Terapkan Meritokrasi dan Awasi Alsintan

Jumat, 27 Februari 2026 - 06:59 WIB

Pemdaprov Jawa Barat Siapkan 60 Posko Piket Lebaran 2026 dan 19 DRU, Jalan Provinsi 91,68 Persen Mantap

Berita Terbaru