Penyuluh KB diharapkan Punya Kemampuan Menjadi Konten Kreator KIE Program Bangga Kencana

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 9 Oktober 2024 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Dalam perkembangan teknologi informasi yang berbasis digital, para tenaga lini lapangan diharuskan mampu mengikuti perkembangan tersebut. Media Sosial sebagai salah satu media lini tengah yang mampu menjangkau ke masyarakat secara cepat dan murah sangat cocok untuk digunakan dalam melakukan KIE kepada masyarakat tentang Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting. Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) Sebagai garda terdepan dalam Advokasi dan KIE Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting, diharuskan mampu untuk membuat konten melalui sarana media sosial.

Melihat tantangan tersebut, Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat mengadakan kegiatan Workshop Konten Kreator Program Bangga Kencana secara daring kepada tidak kurang dari 2000 Tenaga Lini Lapangan se-Jawa Barat.
“Melalui workshop ini diharapkan mampu untuk melakukan komunikasi , menyebarkan informasi, melakukan edukasi kepada masyarakat tentang Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting melalui media sosial dengan membuat inovasi metode penyuluhan berbasis digital.”, ujar Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, Fazar Supriadi Santosa, SH dalam sambutan dan pembukaan kegiatan.

Baca Juga :  Bentuk PMO 724, Menteri Trenggono Ingin Indonesia Menjadi Champion Urusan Lobster

Dalam Workshop ini diberikan materi yang dapat membantu para tenaga lini lapangan untuk membuat konten dengan nara sumber yang berkompeten dibidangnya, yaitu dari Kementerian Kominfo RI, Mirza Sutrisno, M.Kom dengan judul Strategi Konten Media Sosial Instansi Pemerintah. Dan juga dari Dinas Kominfo Provinsi jawa Barat, Fajrin Maulany Syam, S.Ds dengan judul Membuat Konten Video Reels Instagram yang Keren dan Menarik.

Baca Juga :  Kuningan Gelar Mini Lokakarya Percepatan Penurunan Stunting

Dengan adanya workshop ini diharapkan para tenaga lini lapangan mampu memahami dan mempraktekan cara pembuatan media KIE Program Bangga Kencana dan Percepaten Penurunan Stunting berbasis media sosial.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK
Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Evaluasi “Kebutin, Bang!” April 2026 Perkuat Sinergi Program Bangga Kencana Jawa Barat
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 17:51 WIB

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting

Senin, 20 April 2026 - 17:47 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 09:28 WIB

Evaluasi “Kebutin, Bang!” April 2026 Perkuat Sinergi Program Bangga Kencana Jawa Barat

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Berita Terbaru