Purbaya Tegaskan Transaksi di Pelabuhan Wajib Pakai Rupiah: “Kalau Ada yang Paksa Dolar, Saya Hajar”

- Jurnalis

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan seluruh transaksi yang dilakukan di kawasan pelabuhan Indonesia wajib menggunakan mata uang rupiah. Ia meminta para pelaku usaha segera melaporkan jika masih menemukan praktik pembayaran atau penagihan menggunakan dolar Amerika Serikat (AS).

Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya saat melakukan kunjungan ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (6/6/2026). Menurutnya, penggunaan rupiah dalam transaksi di wilayah Indonesia telah diatur dalam peraturan yang berlaku sehingga tidak ada alasan untuk mewajibkan penggunaan mata uang asing.

“Kalau ada dolar itu, laporin saya, nanti saya hajar dia,” kata Purbaya kepada awak media saat menanggapi keluhan pelaku usaha mengenai masih adanya transaksi tertentu di pelabuhan yang menggunakan dolar AS.

Baca Juga :  KDM Prioritaskan Pembangunan Tajuk dan Masjid Kecil untuk Perkuat Spiritualitas Warga Jabar

Purbaya menegaskan bahwa transaksi jasa di pelabuhan yang dilakukan di wilayah Indonesia seharusnya menggunakan rupiah. Jika masih ditemukan penggunaan dolar AS sebagai alat pembayaran yang diwajibkan, maka praktik tersebut dapat dikategorikan sebagai bentuk pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku.

Ia juga menegaskan pemerintah tidak akan mentoleransi praktik yang bertentangan dengan aturan tersebut. Karena itu, pelaku usaha maupun masyarakat diminta aktif melaporkan apabila menemukan adanya kewajiban pembayaran menggunakan mata uang asing di kawasan pelabuhan.

“Secara peraturan harusnya rupiah. Dan ini kan di Indonesia. Alat transaksi yang digunakan adalah rupiah. Jadi kalau ada dolar, itu penyelewengan. Kasih tahu kami, kami akan tindak,” tegasnya.

Baca Juga :  Komitmen Kemendikbudristek Bersama Instansi Terkait Wujudkan PPDB Objektif, Transparan, dan Akuntabel

Selain menyoroti penggunaan mata uang dalam transaksi pelabuhan, Purbaya juga melakukan inspeksi terkait penumpukan ribuan kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok yang dinilai berpotensi mengganggu kelancaran arus logistik nasional. Dalam kesempatan tersebut, ia meminta peningkatan kapasitas pelayanan, termasuk penambahan personel dan optimalisasi jam operasional guna mempercepat proses bongkar muat barang.

Pernyataan tegas Menkeu tersebut mendapat perhatian luas karena menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat penggunaan rupiah sebagai alat pembayaran yang sah di seluruh wilayah Indonesia sekaligus menjaga kedaulatan mata uang nasional.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pegadaian Jabar dan MES Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Syariah serta UMKM
Tiga Penumpang Alphard yang Berselisih dengan Satpam di Bundaran HI Ternyata Personel Polda Jabar
Murid Indonesia Raih 4 Medali Perunggu di International Mathematical Olympiad (IMO) 2026
ASEAN Sepakati Rencana Kerja Pendidikan 2026–2030, AI dan STEM Jadi Prioritas
DP3AKB Jawa Barat Dampingi Saksi Korban TPPO Asal Jabar dalam Persidangan di Maumere
SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Resmi Dibuka, Pendaftaran hingga 27 Juli
Hari Anak Nasional 2026, Hj. Siti Muntamah Ajak Wujudkan Jawa Barat Ramah Anak Lewat Ketahanan Keluarga
Pegadaian Kanwil X Jabar Salurkan 100 Paket Sembako dan Edukasi Literasi Digital bagi Lansia di Indramayu

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 17:31 WIB

Pegadaian Jabar dan MES Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Syariah serta UMKM

Senin, 27 Juli 2026 - 07:23 WIB

Tiga Penumpang Alphard yang Berselisih dengan Satpam di Bundaran HI Ternyata Personel Polda Jabar

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:47 WIB

Murid Indonesia Raih 4 Medali Perunggu di International Mathematical Olympiad (IMO) 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:03 WIB

ASEAN Sepakati Rencana Kerja Pendidikan 2026–2030, AI dan STEM Jadi Prioritas

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:12 WIB

DP3AKB Jawa Barat Dampingi Saksi Korban TPPO Asal Jabar dalam Persidangan di Maumere

Berita Terbaru