Hujan Meteor Alpha Centaurid Terjadi Februari 2026, Mengapa Dinamai Demikian?

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 08:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Klopakindonesia.com – Salah satu fenomena astronomi yang terjadi pada Februari 2026 adalah hujan meteor Alpha Centaurid. Fenomena ini diperkirakan mencapai puncaknya pada 8 Februari 2026 dan dapat diamati pada malam hingga menjelang dini hari.

Hujan meteor Alpha Centaurid berasal dari rasi Centaurus dan dikenal sebagai hujan meteor minor dengan intensitas relatif rendah, yakni sekitar 5–10 meteor per jam dalam kondisi langit gelap. Meski jumlahnya tidak banyak, meteor yang muncul sering melaju cepat dan meninggalkan jejak cahaya terang di langit.

Baca Juga :  Boeing 777: Raksasa Langit dengan Teknologi Canggih dan Harga Fantastis

Fenomena ini dinamakan Alpha Centaurid karena titik radian—yakni lokasi di langit tempat meteor-meteor tersebut tampak berasal—berada di sekitar bintang Alpha Centauri, bintang paling terang di rasi Centaurus. Dalam astronomi, hujan meteor umumnya dinamai berdasarkan rasi atau bintang terang terdekat dengan titik radian tersebut.

Baca Juga :  Head to Head: Boeing 777 vs Airbus A350 & A330ne

Hujan meteor Alpha Centaurid lebih mudah diamati di belahan Bumi selatan, termasuk wilayah Indonesia, dengan catatan cuaca cerah dan langit bebas dari polusi cahaya. Pengamatan dapat dilakukan dengan mata telanjang tanpa bantuan teleskop atau binokular.

Fenomena ini menjadi salah satu suguhan menarik langit malam yang melengkapi rangkaian peristiwa astronomi sepanjang Februari 2026.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Langit Februari 2026 Penuh Kejutan, Ini Daftar Fenomena Astronomi yang Terjadi
Mulai 2026 Girik, Letter C, Petok D Bukan Bukti Hak Tanah, Ini Penjelasannya
Hujan Meteor Quadrantid 2026 Bisa Dilihat dari Indonesia, Begini Waktu dan Cara Mengamatinya
4 Hewan dengan Bisa Paling Mematikan di Dunia
KUHP Baru Atur Hewan Piaraan Serang Orang: Dulu 6 Hari, Kini Pemilik Terancam 6 Bulan Penjara
Supermoon Januari 2026 Bisa Disaksikan Sabtu Malam, Ini Jadwal Lengkap dan Penjelasannya
Perbedaan Telur Ayam Cokelat dan Putih: Kandungan Gizi, Harga, dan Cara Memilih
Fenomena Astronomi 2026: Supermoon, Gerhana Matahari Total, dan Hujan Meteor

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 08:15 WIB

Hujan Meteor Alpha Centaurid Terjadi Februari 2026, Mengapa Dinamai Demikian?

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:46 WIB

Langit Februari 2026 Penuh Kejutan, Ini Daftar Fenomena Astronomi yang Terjadi

Minggu, 25 Januari 2026 - 09:16 WIB

Mulai 2026 Girik, Letter C, Petok D Bukan Bukti Hak Tanah, Ini Penjelasannya

Sabtu, 3 Januari 2026 - 17:51 WIB

Hujan Meteor Quadrantid 2026 Bisa Dilihat dari Indonesia, Begini Waktu dan Cara Mengamatinya

Sabtu, 3 Januari 2026 - 17:41 WIB

4 Hewan dengan Bisa Paling Mematikan di Dunia

Berita Terbaru