Satwa Bandung Zoo Bertahan dengan Sisa Pakan dan Donasi Publik

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 12 Desember 2025 - 06:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung – Sekitar 711 satwa di Bandung Zoo sejak Jumat, 12 Desember 2025 terpaksa bertahan hidup dengan sisa pakan internal serta donasi publik. Kondisi ini terjadi akibat situasi keuangan kebun binatang yang kian kritis hingga tak lagi mampu membeli pakan harian.

Seperti diketahui, Bandung Zoo telah ditutup sejak 6 Agustus 2025. Artinya, sudah lebih dari empat bulan operasional satwa dan karyawan berjalan dengan mengandalkan tabungan yang tersisa.

“Mulai Jumat, 12 Desember, karyawan harus lebih kreatif dalam mempertahankan hajat hidup seluruh satwa di Bandung Zoo,” ujar Sulhan Syafi’i, Humas Bandung Zoo.

Langkah Darurat: Ikan Kolam hingga Modifikasi Pakan Karnivora

Manajemen telah menyepakati sejumlah langkah strategis untuk mempertahankan suplai pakan, di antaranya memanfaatkan ikan dari kolam-kolam internal sebagai pakan burung dan satwa pemakan ikan seperti berang-berang.

Baca Juga :  SEKRETARIS MAHKAMAH AGUNG LANTIK 78 PRANATA PERADILAN

Selain itu, manajemen juga melakukan modifikasi pakan karnivora, yakni mengurangi penggunaan daging sapi dan menggantinya dengan daging domba atau kambing dalam jumlah setara.

“Kami sudah memotong tujuh ekor domba dalam sebulan terakhir. Semuanya untuk pakan karnivora yang dicampur dengan daging ayam. Setiap satwa karnivora mendapatkan 5 kg daging ayam dan 1 kg daging domba,” jelas Sulhan.

Rumput Lapang dan Pisang Kebun Internal

Langkah lain adalah pemanfaatan rumput lapang yang dibiarkan tumbuh secara alami di area Bandung Zoo serta rumput gajah yang memang ditanam untuk kebutuhan pakan herbivora.

Untuk pakan berupa pisang, pihak kebun binatang mengandalkan dua kebun pisang internal. “Pisang-pisang itu akan kami alokasikan untuk satwa pemakan buah. Sementara jenis pisang yang tidak tersedia di area Bandung Zoo tetap harus diadakan dari luar,” tambahnya.

Baca Juga :  Dukung Peran Muslimat NU, Presiden Prabowo Soroti Isu Lingkungan, Kemiskinan, dan Kesehatan

Komitmen Perawatan dan Aksi Donasi Publik

Meski dalam kondisi serba terbatas, manajemen Bandung Zoo menegaskan tetap berkomitmen merawat satwa sesuai prinsip kesejahteraan satwa. Seluruh karyawan juga telah menyampaikan komitmen untuk terus menjalankan tugas mereka.

Untuk menutup kekurangan pakan, pihak kebun binatang membuka donasi publik, baik berupa pakan maupun dana yang dikirimkan langsung kepada vendor rekanan.

Masyarakat yang ingin berdonasi dapat menghubungi Marketing Bandung Zoo di nomor:
+62 813-1396-7733

Pada Jumat, 12 Desember pukul 10.00 WIB, para karyawan yang tergabung dalam Serikat Pekerja Mandiri Derenten juga akan menggelar aksi ngamen di Jalan Tamansari guna mengumpulkan donasi bagi kebutuhan pakan satwa.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendikdasmen Luncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Target Bangun 500 SNT hingga 2029
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Nasional dan Pencegahan Demam Tifoid
Sarasehan Jurnalis Peduli Keluarga Dorong Penguatan Peran Media sebagai Mitra Strategis Bangun Ketahanan Keluarga Menuju Jawa Barat Istimewa
Harga Kelapa Anjlok Drastis, Pendapatan Petani Pangandaran Turun Lebih dari 50 Persen
AMPETRA Soroti Sulitnya Izin Tambang Rakyat, Siap Dampingi Penambang hingga Kantongi Legalitas
Peran Keluarga Jadi Kunci Cegah Demensia, BKKBN Jabar Perkuat Pendampingan Lansia Berbasis Keluarga
Kemendukbangga/BKKBN dan Pemprov Jabar Perkuat Sinergi Perluas Sekolah Siaga Kependudukan
DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 19:50 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Target Bangun 500 SNT hingga 2029

Senin, 20 Juli 2026 - 11:26 WIB

Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Nasional dan Pencegahan Demam Tifoid

Senin, 20 Juli 2026 - 11:23 WIB

Sarasehan Jurnalis Peduli Keluarga Dorong Penguatan Peran Media sebagai Mitra Strategis Bangun Ketahanan Keluarga Menuju Jawa Barat Istimewa

Senin, 20 Juli 2026 - 09:12 WIB

Harga Kelapa Anjlok Drastis, Pendapatan Petani Pangandaran Turun Lebih dari 50 Persen

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:14 WIB

Peran Keluarga Jadi Kunci Cegah Demensia, BKKBN Jabar Perkuat Pendampingan Lansia Berbasis Keluarga

Berita Terbaru