Update Harga Pangan di Kota Bandung Jelang Iduladha 2024

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 16 Juni 2024 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jelang Iduladha 2024, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) telah memantau stok dan harga pangan di delapan pasar tradisional utama.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kota Bandung Gin Gin Ginanjar menyampaikan, harga beberapa komoditas pangan strategis di Kota Bandung mengalami fluktuasi. 

“Harga cabai merah besar dan cabai rawit merah mengalami kenaikan signifikan akibat penurunan pasokan dan meningkatnya permintaan menjelang Iduladha. Bawang merah mengalami penurunan harga karena pasokan yang meningkat seiring masa panen petani. Sebaliknya, harga bawang putih naik akibat rendahnya realisasi impor dan kenaikan harga dari negara produsen,” kata Gin Gin, Rabu (13/6/2024).

Gin Gin mengungkapkan, permintaan daging ayam ras juga meningkat menjelang Iduladha yang menyebabkan kenaikan harga. Sedangkan gula pasir tetap tinggi karena harga internasional yang naik dan proses impor yang masih berlangsung. 

Baca Juga :  Sinkona Indonesia Lestari Catat Kinerja Positif 2025, Siap Ekspansi Global pada 2026

“Namun, harga daging sapi segar dan minyak goreng curah terpantau stabil berkat pasokan yang lancar,” ucapnya.

Secara umum, lanjut Gin Gin, harga pangan strategis diperkirakan akan mengalami kenaikan antara 3-10 persen menjelang Iduladha, seiring meningkatnya permintaan pasar. 

“Pasokan ke Kota Bandung dipastikan lancar, dan ketersediaan pangan tetap surplus,” ujarnya.

Gin Gin mengaku akan menambah pemasaran beras SPHP untuk memudahkan akses masyarakat terhadap beras murah.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying dan belanja bijak sesuai kebutuhan, menjaga permintaan pasar tetap stabil,” katanya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkomitmen untuk terus memantau dan menjaga stabilitas harga serta ketersediaan pangan bagi masyarakat.

Baca Juga :  Ledakan Diduga Bom Rakitan Guncang SMA Negeri 72 Jakarta, Puluhan Siswa Terluka

Berikut adalah laporan terkini mengenai harga pangan yang dihimpun dari pasar Kosambi, Sederhana, Kiaracondong, Gedebage, Moh Toha, Astanaanyar, Cicadas, dan Andir.

Update Harga Pangan per 12 Juni 2024

Beras Premium: Rp15.000/kg (tetap)
Beras Medium: Rp12.500/kg (tetap)
Bawang Merah: Rp40.000/kg (turun Rp4.000/kg)
Bawang Putih: Rp48.000/kg (naik Rp3.000/kg)
Telur Ayam Ras: Rp29.000/kg (tetap)
Cabe Rawit Merah: Rp40.000/kg (naik Rp16.000/kg)
Cabe Merah Tanjung: Rp40.000/kg (naik Rp3.000/kg)
Daging Ayam Ras: Rp38.000/kg (naik Rp4.000/kg)
Gula Pasir: Rp18.000/kg (tetap)
Minyak Goreng Curah: Rp17.000/kg (tetap)
Kentang: Rp18.000/kg (naik Rp2.000/kg)
Wortel: Rp13.000/kg (naik Rp2.000/kg)
Tomat: Rp15.000/kg (turun Rp1.200/kg). 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Atlet Indonesia Jadi Flag Bearer Asian Games Aichi-Nagoya 2026
ATR/BPN Percepat Sertipikasi 3 Juta Tanah MBR, Target 2027
Nusron Wahid Hormati Proses Hukum KPK, Pelayanan ATR/BPN Tetap Jalan
Bio Farma dan DWP Pusat Perkuat Pencegahan Kanker Serviks melalui Vaksinasi HPV
Kemendikdasmen Perluas Pelatihan Pembelajaran Mendalam, Koding dan AI
GENTING Sasar 27.051 Keluarga Berisiko Stunting di Indramayu
Pegadaian Kanwil X Jabar Raih Sertifikasi ISO 22301:2019
Bio Farma Kembangkan Vaksin HPV, Rotavirus, hingga Malaria

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 12:01 WIB

Dua Atlet Indonesia Jadi Flag Bearer Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 11:57 WIB

ATR/BPN Percepat Sertipikasi 3 Juta Tanah MBR, Target 2027

Sabtu, 19 September 2026 - 11:48 WIB

Nusron Wahid Hormati Proses Hukum KPK, Pelayanan ATR/BPN Tetap Jalan

Sabtu, 19 September 2026 - 07:02 WIB

Bio Farma dan DWP Pusat Perkuat Pencegahan Kanker Serviks melalui Vaksinasi HPV

Jumat, 18 September 2026 - 18:31 WIB

Kemendikdasmen Perluas Pelatihan Pembelajaran Mendalam, Koding dan AI

Berita Terbaru

Ilmu Pengetahuan

Mengapa AI Membutuhkan Banyak Air dan Listrik? Ini Penjelasannya

Senin, 21 Sep 2026 - 07:47 WIB