Sinergi Kemendikdasmen dan Kemensetneg: Luncurkan Program CPNS Setneg ke Sekolah untuk Perkuat Mutu Pendidikan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 19 Juni 2025 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Ditjen GTKPG), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), secara resmi membuka program Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Setneg ke Sekolah. Program ini merupakan upaya untuk mengakselerasi peningkatan kapasitas pendidikan dasar dan menengah, dengan fokus pada penguatan nilai-nilai kebangsaan, karakter, dan pengembangan kompetensi peserta didik di sekolah.

Kegiatan Pembekalan Peserta Program Setneg ke Sekolah (SKS) di Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Banten dilaksanakan pada 16 s.d. 20 Juni 2025. Program ini menjadi wujud nyata sinergi lintas kementerian dalam mendukung penguatan mutu pendidikan di Indonesia.

Direktur Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Putra Asga Elevri, menyebut program ini sebagai langkah strategis untuk mendukung percepatan pembangunan sumber daya unggul dan adaptif di era modern. Sinergi yang terjalin antara Kemendikdasmen dan Kemensetneg merupakan wujud partisipasi semesta dalam mendukung kemajuan pendidikan Indonesia.

Baca Juga :  Revisi UU DKJ, Antisipasi Ketidakpastian Hukum Mengenai Nomenklatur Jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur

“Dengan saling berbagi sumber daya, pengetahuan, dan komitmen bersama, kita semua berharap dapat mewujudkan sistem pendidikan yang lebih berkualitas, inklusif, dan berdaya saing. Peserta juga diharapkan mampu berkontribusi secara efektif, mendukung kelancaran operasional sekolah, sekaligus memberikan inspirasi bermakna bagi pendidik dan peserta didik,” ujar Asga.

Ia pun menegaskan bahwa sinergi yang terjalin antara Kemensetneg dan Kemendikdasmen memiliki peranan penting dalam mendukung kemajuan pendidikan Indonesia di masa yang akan datang. Sebanyak 278 CPNS Kemensetneg mengikuti pembekalan di BGTK Banten dan 108 peserta lainnya di Pusat Pengembangan Kompetensi ASN Setneg Cipete, Jakarta Selatan. Para peserta akan bertugas mendampingi guru utama di SD, SMP, dan SMA selama enam bulan.

Selama pembekalan, para peserta mendapatkan materi pengantar pedagogi, perkembangan peserta didik, pembelajaran di era Society 5.0, growth mindset, pendidikan inklusif, hingga penguatan karakter melalui 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Materi disampaikan oleh narasumber profesional dari kalangan guru, dosen, akademisi, dan pengembang teknologi pendidikan.

Baca Juga :  Menghadapi Era Digital dan Bonus Demografi, Kemendikdasmen dan Komisi X DPR RI Perkuat Karakter Lewat Gerakan 7 KAIH

Diharapkan para peserta tidak hanya mengikuti kegiatan ini dengan penuh perhatian dan antusiasme, namun juga mampu mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh untuk mendukung tugas mulia membantu guru utama dan mendukung kelancaran operasional pendidikan di sekolah penempatan masing-masing.

Pada kegiatan ini, turut hadir Kepala Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia, Abdullah Faqih; Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, Muharromi; Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Banten, Sugito Adi Warsito; Kepala Subdirektorat Peningkatan Kapasitas, Perlindungan, dan Pengendalian Direktorat Guru Pendidikan Dasar, Meliyanti.

Sebagai tindak lanjut dari arahan langsung Presiden Prabowo Subianto, program Setneg ke Sekolah diharapkan mampu menciptakan sinergi yang produktif demi terwujudnya generasi muda Indonesia yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap menjawab tantangan era global.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penerapan HACCP di Dapur SPPG: Panduan Keamanan Pangan dari Bahan hingga Distribusi MBG
Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari Mulai 14 September 2026, Ini Dua Jalur Alternatifnya
Dentuman Terasa hingga Jawa Barat, Badan Geologi Ungkap Diduga Terkait Erupsi Anak Krakatau
Volkswagen Restrukturisasi Besar-besaran, 4 Pabrik Jerman Terancam Kehilangan Produksi
Kemendikdasmen Perkuat Kompetensi Guru Terapkan STEM dengan Prinsip 5M
PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah
PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah
LDI 2026 Resmi Dibuka, 17.115 Murid Daftar Ajang Debat Nasional Kemendikdasmen

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 17:37 WIB

Penerapan HACCP di Dapur SPPG: Panduan Keamanan Pangan dari Bahan hingga Distribusi MBG

Sabtu, 5 September 2026 - 15:16 WIB

Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari Mulai 14 September 2026, Ini Dua Jalur Alternatifnya

Sabtu, 5 September 2026 - 09:48 WIB

Dentuman Terasa hingga Jawa Barat, Badan Geologi Ungkap Diduga Terkait Erupsi Anak Krakatau

Jumat, 4 September 2026 - 14:08 WIB

Volkswagen Restrukturisasi Besar-besaran, 4 Pabrik Jerman Terancam Kehilangan Produksi

Jumat, 4 September 2026 - 05:45 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Kompetensi Guru Terapkan STEM dengan Prinsip 5M

Berita Terbaru