Petani Bener Meriah dan Aceh Tengah Terbantu, Hasil Tani Diterbangkan ke Jakarta

- Jurnalis

Kamis, 18 Desember 2025 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petani Bener Meriah dan Aceh Tengah Terbantu, Hasil Tani Diterbangkan ke Jakarta (Foto : Setneg)

Petani Bener Meriah dan Aceh Tengah Terbantu, Hasil Tani Diterbangkan ke Jakarta (Foto : Setneg)

KLOPAKINDONESIA.COM – Pemerintah memastikan keberlangsungan ekonomi warga terdampak bencana di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah, khususnya para petani, tetap terjaga. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah mengangkut hasil pertanian warga ke Jakarta dengan memanfaatkan armada udara yang membawa logistik bantuan.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulis pada Rabu (17/12/2025). Ia menjelaskan bahwa pengangkutan hasil tani dilakukan bersamaan dengan distribusi bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak.

“Bupati Bener Meriah, Bapak Tagore, menyampaikan bahwa sejak tanggal 8 Desember lalu, hasil-hasil tani warga Bener Meriah dan Takengon telah diterbangkan ke Posko Halim menggunakan helikopter atau pesawat TNI maupun swasta dari Bandara Rembele, Kabupaten Bener Meriah,” ujar Seskab.

Baca Juga :  JERUK BALI Yang Ternyata Bukan Dari Pulau Bali

Menurut Teddy, kebijakan tersebut semakin diperkuat setelah kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Aceh Tengah dan Bener Meriah pada 12 Desember 2025. Dalam kunjungan itu, Presiden secara langsung menginstruksikan agar seluruh armada udara yang membawa logistik bantuan juga dimanfaatkan untuk mengangkut hasil pertanian warga.

“Presiden mewajibkan setiap pesawat Hercules dan helikopter yang menurunkan logistik ke Bandara Rembele untuk mengangkut hasil tani warga ke Halim, Jakarta,” kata Seskab.

Baca Juga :  Membuat Sendiri Pupuk NPK Dengan Memanfaatkan Daun Lamtoro atau Petai cina

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan rantai distribusi dan akses pasar hasil pertanian tetap berjalan, meski daerah asal sedang dilanda bencana. Pemerintah menilai keberlanjutan ekonomi petani menjadi aspek penting dalam proses pemulihan pascabencana.

“Dengan kebijakan ini, diharapkan para petani yang terdampak bencana tetap memperoleh hasil penjualan dari produk pertanian mereka masing-masing,” tandas Teddy.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat terdampak, tidak hanya melalui bantuan darurat, tetapi juga melalui kebijakan yang menjaga keberlangsungan mata pencaharian warga.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gurame Padang: Ciri, Harga Terbaru 2026, dan Tips Budidaya dari Benih sampai Panen
Gurame Dua Tahun Baru 300 Gram? Ini Fakta Lapangan yang Perlu Dipahami Pembudidaya
Ketahanan Pangan Terancam, 554 Ribu Hektare Sawah Beralih Fungsi
Cara Budidaya Kunyit di Lahan Terbatas: Panduan Lengkap untuk Pemula
Cara Budidaya Kunyit di Polybag agar Cepat Tumbuh dan Cepat Panen
Menteri LH Ungkap Ada Sumber Radioaktif Di Dekat Pabrik BMS Menyebabkan Udang Beku Indonesia Tercemar Cesium
Jengkol: Tanaman Khas Nusantara, Potensi Rasa dan Nilai Ekonomis yang Tinggi
Budidaya Jamur Merang: Peluang Usaha dari Jerami Padi

Berita Terkait

Sabtu, 3 Januari 2026 - 13:59 WIB

Gurame Padang: Ciri, Harga Terbaru 2026, dan Tips Budidaya dari Benih sampai Panen

Minggu, 21 Desember 2025 - 12:12 WIB

Gurame Dua Tahun Baru 300 Gram? Ini Fakta Lapangan yang Perlu Dipahami Pembudidaya

Kamis, 18 Desember 2025 - 20:14 WIB

Petani Bener Meriah dan Aceh Tengah Terbantu, Hasil Tani Diterbangkan ke Jakarta

Minggu, 14 Desember 2025 - 19:05 WIB

Ketahanan Pangan Terancam, 554 Ribu Hektare Sawah Beralih Fungsi

Kamis, 27 November 2025 - 19:37 WIB

Cara Budidaya Kunyit di Lahan Terbatas: Panduan Lengkap untuk Pemula

Berita Terbaru