Kemendukbangga/BKKBN Gelar Pelayanan KB Serentak di Subang, Perkuat Akses Kontrasepsi Berkualitas pada HARGANAS ke-33

- Jurnalis

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subang – Sebagai bagian dari komitmen mewujudkan keluarga berkualitas menuju Indonesia Emas 2045, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN menggelar Pelayanan Keluarga Berencana (KB) Serentak dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tahun 2026. Salah satu kegiatan dilaksanakan di Kabupaten Subang pada Rabu, 24 Juni 2026, melalui pelayanan KB Metode Operasi Wanita (MOW).

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti TNI Angkatan Udara ke-79, hasil kolaborasi antara Kemendukbangga/BKKBN, Pemerintah Kabupaten Subang, dan TNI Angkatan Udara dalam memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan reproduksi yang aman dan berkualitas.

Puluhan Akseptor Ikuti Pelayanan KB MOW

Pelayanan KB MOW diselenggarakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Subang di Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU) dr. Hoediyono Lanud Suryadarma.

Sebanyak 49 akseptor memperoleh layanan kontrasepsi Metode Operasi Wanita (MOW), yaitu metode kontrasepsi permanen bagi perempuan yang telah merencanakan tidak memiliki anak lagi.

Pelayanan dilakukan oleh tenaga kesehatan sesuai standar medis, dengan memperhatikan aspek keamanan, kualitas pelayanan, serta prosedur yang berlaku.

Pelayanan Sesuai Standar Kesehatan

Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dadi Ahmad Roswandi, menegaskan bahwa pelaksanaan pelayanan KB MOW di Kabupaten Subang telah sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 21 Tahun 2021.

Baca Juga :  Pulihkan Keberadaan Lahan Hijau : Bio Farma Ajak Karyawan Tanam 2000 Pohon

Regulasi tersebut mengamanatkan bahwa pelayanan kontrasepsi harus dilaksanakan di fasilitas pelayanan kesehatan yang memenuhi standar agar mutu pelayanan, keselamatan pasien, serta kualitas tindakan medis dapat terjamin.

Menurut Dadi, penyelenggaraan pelayanan di rumah sakit menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan masyarakat memperoleh layanan keluarga berencana yang aman, profesional, dan sesuai dengan standar pelayanan kesehatan.

Kolaborasi Menjadi Kunci Keberhasilan

Dalam kesempatan tersebut, Dadi menekankan bahwa keberhasilan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) sangat bergantung pada sinergi lintas sektor.

Kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, TNI, tenaga medis, serta para Penyuluh Keluarga Berencana (PKB/PLKB) dinilai menjadi faktor penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan reproduksi.

“Koordinasi dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan Program Bangga Kencana, termasuk dalam pelaksanaan pelayanan KB. Selain itu, kegiatan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) yang dilakukan oleh Penyuluh KB sangat penting karena kesertaan KB MOW di Provinsi Jawa Barat masih tergolong rendah,” ujar Dadi.

Pentingnya Edukasi Sebelum Memilih Kontrasepsi

Selain pelayanan medis, kegiatan ini juga menekankan pentingnya Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat mengenai berbagai pilihan metode kontrasepsi.

Baca Juga :  HUT RI ke-81 di Gedung Sate, Dedi Mulyadi Janji Fokus Penuhi Layanan Dasar Warga Jabar

Melalui edukasi yang dilakukan oleh Penyuluh KB, pasangan usia subur diharapkan memahami manfaat, risiko, serta karakteristik setiap metode kontrasepsi sehingga dapat memilih metode yang sesuai dengan kondisi kesehatan, kebutuhan, dan rencana keluarga.

Peningkatan literasi mengenai kesehatan reproduksi dinilai menjadi langkah penting untuk mendorong pengambilan keputusan yang sadar, sukarela, dan bertanggung jawab dalam mengikuti program keluarga berencana.

Mendukung Keluarga Sehat dan Berkualitas

Pelayanan KB Serentak yang dilaksanakan dalam momentum HARGANAS ke-33 merupakan bagian dari upaya Kemendukbangga/BKKBN untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan keluarga berencana yang berkualitas.

Program keluarga berencana tidak hanya bertujuan mengatur kelahiran, tetapi juga mendukung kesehatan ibu dan anak, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta membantu pasangan merencanakan kehidupan keluarga secara lebih matang.

Melalui sinergi antara Kemendukbangga/BKKBN, pemerintah daerah, TNI, tenaga kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses terhadap layanan kesehatan reproduksi yang aman, bermutu, dan mudah dijangkau. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi membangun keluarga Indonesia yang sehat, sejahtera, dan berkualitas sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Atlet Indonesia Jadi Flag Bearer Asian Games Aichi-Nagoya 2026
ATR/BPN Percepat Sertipikasi 3 Juta Tanah MBR, Target 2027
Nusron Wahid Hormati Proses Hukum KPK, Pelayanan ATR/BPN Tetap Jalan
Bio Farma dan DWP Pusat Perkuat Pencegahan Kanker Serviks melalui Vaksinasi HPV
Kemendikdasmen Perluas Pelatihan Pembelajaran Mendalam, Koding dan AI
GENTING Sasar 27.051 Keluarga Berisiko Stunting di Indramayu
Pegadaian Kanwil X Jabar Raih Sertifikasi ISO 22301:2019
Bio Farma Kembangkan Vaksin HPV, Rotavirus, hingga Malaria

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 12:01 WIB

Dua Atlet Indonesia Jadi Flag Bearer Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 11:57 WIB

ATR/BPN Percepat Sertipikasi 3 Juta Tanah MBR, Target 2027

Sabtu, 19 September 2026 - 11:48 WIB

Nusron Wahid Hormati Proses Hukum KPK, Pelayanan ATR/BPN Tetap Jalan

Sabtu, 19 September 2026 - 07:02 WIB

Bio Farma dan DWP Pusat Perkuat Pencegahan Kanker Serviks melalui Vaksinasi HPV

Jumat, 18 September 2026 - 18:31 WIB

Kemendikdasmen Perluas Pelatihan Pembelajaran Mendalam, Koding dan AI

Berita Terbaru

Ilmu Pengetahuan

Mengapa AI Membutuhkan Banyak Air dan Listrik? Ini Penjelasannya

Senin, 21 Sep 2026 - 07:47 WIB