Bandung – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Jawa Barat bersama Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (PD IBI) Provinsi Jawa Barat secara resmi melaksanakan Kick Off Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) di Kantor Kelurahan Karasak, Kota Bandung, pada 9 Juni 2026.
Peluncuran program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat penurunan angka stunting melalui pendampingan berkelanjutan, edukasi keluarga, serta pemberian bantuan kepada Keluarga Berisiko Stunting (KRS).
Wujud Gotong Royong Cegah Stunting
Kick Off GENTING dihadiri oleh Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dadi Ahmad Roswandi, jajaran Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (PD IBI) Provinsi Jawa Barat, DPPKB Kota Bandung, Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Kota Bandung, Pemerintah Kelurahan Karasak, Tim Pendamping Keluarga (TPK), tenaga kesehatan, kader, serta keluarga penerima manfaat.
Sebagai bentuk dukungan nyata kepada masyarakat, dalam kegiatan tersebut disalurkan 50 paket bantuan nutrisi kepada keluarga yang masuk dalam kategori berisiko stunting.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi keluarga, khususnya bagi ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita yang menjadi kelompok prioritas dalam upaya pencegahan stunting.
GENTING Libatkan Seluruh Elemen Masyarakat
Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dadi Ahmad Roswandi, menjelaskan bahwa Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) merupakan salah satu program prioritas yang dirancang untuk menggerakkan partisipasi masyarakat dalam mendukung percepatan penurunan stunting.
Program ini mengedepankan semangat gotong royong, dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari organisasi profesi, dunia usaha, lembaga pendidikan, komunitas, hingga individu yang berperan sebagai orang tua asuh bagi keluarga yang membutuhkan pendampingan.
Menurut Dadi, keberhasilan menurunkan angka stunting tidak dapat dicapai hanya melalui intervensi pemerintah, tetapi memerlukan dukungan seluruh komponen masyarakat agar bantuan yang diberikan dapat menjangkau keluarga sasaran secara tepat, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata.
“Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting merupakan wujud nyata kepedulian bersama terhadap masa depan anak-anak Indonesia. Melalui kolaborasi dengan PD IBI dan berbagai pihak, kami berharap semakin banyak keluarga berisiko stunting yang mendapatkan dukungan, baik dari sisi pemenuhan gizi maupun pendampingan yang berkelanjutan,” ujar Dadi.
Ia menambahkan bahwa bantuan dalam Program GENTING tidak hanya berupa dukungan nutrisi, tetapi juga mencakup edukasi, pendampingan intensif, serta penguatan pola pengasuhan agar keluarga mampu memenuhi kebutuhan tumbuh kembang anak secara optimal.
Peran Strategis Bidan dalam Pencegahan Stunting
Pada kesempatan yang sama, Ketua Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (PD IBI) Provinsi Jawa Barat menegaskan komitmen organisasi profesi bidan untuk mendukung penuh pelaksanaan Program GENTING.
Dengan jaringan bidan yang tersebar hingga tingkat desa dan kelurahan, IBI memiliki posisi strategis dalam mendampingi masyarakat, khususnya dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Peran bidan meliputi edukasi mengenai kesehatan reproduksi, pemantauan kehamilan, pemenuhan gizi ibu dan anak, pendampingan masa nifas, pemantauan tumbuh kembang balita, hingga pemberian konseling kepada keluarga mengenai pola pengasuhan yang tepat.
Kolaborasi antara Kemendukbangga/BKKBN dan IBI dinilai menjadi salah satu kunci dalam memastikan berbagai intervensi kesehatan dan gizi dapat diterima serta diterapkan secara optimal oleh keluarga sasaran.
Edukasi Pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan
Selain penyaluran bantuan nutrisi, kegiatan Kick Off GENTING juga diisi dengan sosialisasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi keluarga, pola pengasuhan yang baik, serta peran keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Materi edukasi menekankan pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi sejak masa kehamilan hingga 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yang merupakan periode paling menentukan bagi pertumbuhan fisik, perkembangan otak, serta kualitas kesehatan anak di masa depan.
Melalui peningkatan pemahaman masyarakat, diharapkan keluarga mampu menerapkan pola hidup sehat, memenuhi kebutuhan nutrisi secara seimbang, serta memberikan pengasuhan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Memperluas Kolaborasi Menuju Indonesia Emas 2045
Pelaksanaan Kick Off GENTING menjadi penegasan komitmen bersama antara Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat dan PD IBI Provinsi Jawa Barat untuk terus memperluas kolaborasi dalam upaya percepatan penurunan stunting.
Program ini diharapkan mampu menggerakkan lebih banyak organisasi profesi, dunia usaha, komunitas, perguruan tinggi, dan masyarakat agar turut berperan sebagai bagian dari gerakan sosial dalam mendampingi keluarga berisiko stunting.
Dengan semangat gotong royong, dukungan lintas sektor, serta pendampingan yang berkelanjutan, Program GENTING diharapkan dapat memperkuat kualitas kesehatan ibu dan anak, meningkatkan ketahanan keluarga, serta melahirkan generasi yang sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.


























