Jakarta – Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali meraih predikat Terbaik I Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2026 untuk kategori pemerintah provinsi tingkat nasional yang diberikan oleh Kementerian PPN/Bappenas.
Penghargaan tersebut diserahkan Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Gedung Bappenas, Jakarta, Rabu (30/9/2026).
PPD merupakan instrumen evaluasi yang digunakan Bappenas untuk menilai kualitas perencanaan, pencapaian kinerja pembangunan, serta inovasi pembangunan daerah.
Pada PPD 2026, Jawa Barat menempati peringkat pertama kategori pemerintah provinsi. Posisi berikutnya ditempati DKI Jakarta sebagai Terbaik II, Jawa Tengah Terbaik III, Sulawesi Selatan Terbaik IV, dan Sumatera Selatan Terbaik V.
Penilaian PPD 2026 diikuti oleh 38 provinsi, 334 kabupaten, dan 86 kota di Indonesia.
Bappenas menyebut penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi umpan balik bagi pemerintah daerah untuk memperbaiki kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.
Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy mengatakan pembangunan nasional merupakan agregasi dari pembangunan daerah. Karena itu, perencanaan pembangunan daerah perlu selaras dengan prioritas pembangunan nasional dan menjangkau hingga tingkat desa.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turut menyampaikan praktik baik pembangunan sumber daya manusia melalui program Manusia Pancawaluya Jabar sebagai salah satu pengalaman pembangunan daerah yang dibagikan dalam rangkaian kegiatan PPD 2026.
Bappenas berharap hasil evaluasi PPD dapat dimanfaatkan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas perencanaan, memperkuat pelaksanaan pembangunan yang selaras dengan prioritas nasional, serta mendorong inovasi.
Selain itu, praktik baik yang ditemukan dari daerah penerima penghargaan diharapkan dapat direplikasi oleh daerah lain melalui kolaborasi dan pertukaran pengetahuan.
Bagi Jawa Barat, predikat Terbaik I PPD 2026 menjadi capaian yang kembali menempatkan provinsi tersebut sebagai salah satu daerah dengan penilaian tertinggi dalam evaluasi pembangunan daerah tingkat nasional.


























