Jawa Barat Raih Terbaik II Pelayanan KB Serentak di Pasar Tradisional Tahun 2025

- Jurnalis

Selasa, 20 Mei 2025 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat berhasil meraih predikat Terbaik II Regional Jawa Bali untuk Kategori Jumlah Pasar Tradisional Terbanyak yang Melayani KB Pada Kegiatan Pelayanan KB Serentak di Pasar Tradisional Tahun 2025, yang digelar beberapa waktu lalu.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji kepada Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dadi Roswandi, pada kegiatan Rapat Koordinasi Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting serta Gelar Pengawasan Nasional Tahun 2025 Kemendukbangga/BKKBN, di Kantor Kemendukbangga/BKKBN, Jakarta, Senin (19/05/2025).

Membuka kegiatan tersebut, Wihaji menyampaikan bahwa fokus pemerintahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subiyanto pada pada sektor Kependudukan dan Pembangunan Keluarga adalah mengoptimalkan peluang bonus demografi untuk menggapai Indonesia Emas 2045.

Baca Juga :  Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Melalui bank bjb Bisa Dapat Cashback 63%

“Untuk itu, penduduk harus dikelola secara tumbuh seimbang yang didasarkan pada suatu Grand Desain Pembangunan Kependudukan yang dijadikan framework dalam pembangunan,” ungkap Menteri Wihaji dalam rapat koordinasi bertemakan “Quick Wins Kemendukbangga/BKKBN untuk Indonesia Emas 2045”.

Ia mengungkapkan arti penting bonus demografi yang kini dinikmati Indonesia. Periode ini adalah periode yang krusial yang harus dimanfaatkan untuk mencapai pembangunan Indonesia Emas 2045. Bonus demografi juga adalah kondisi ideal pembangunan dan harus dimanfaatkan untuk mendorong kemakmuran penduduk.

“Dalam rangka mengkapitalisasi bonus demografi, maka manusia Indonesia harus berkualitas dan itu dimulai dari proses pembangunan keluarga,” tambahnya.

Peningkatan kualitas SDM, tambah Menteri Wihaji, harus dilakukan sejak dini secara holistik integratif berdasarkan pendekatan siklus kehidupan. Ia menambahkan, pelayanan antenatal yang cukup, termasuk nutrisi dan gizi seimbang diantaranya untuk pasangan usia subur atau wanita usia subur, mengurangi infant mortality ratio.

Baca Juga :  Kabupaten Bandung dan Kota Depok Menjadi Juara Kampung Keluarga Berkualitas Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2024

Demikian juga persalinan, nifas dan neonatal menjadikan kehamilan yang sehat sehingga bisa mengurangi maternal mortality ratio; pemberian pelayanan bagi bayi agar berat badan lahir normal; bagi anak sampai usia dua tahun melalui Inisiasi Menyususi Dini (IMD) dan menyusui eksklusif
Sementara bagi balita dan anak SD, peningatan kualitas SDM dilakukan dengan pemberian makanan tambahan dan susu (gizi seimbang); bagi remaja berupa pemberian konseling kesehatan termasuk kesehatan reproduksi. Sementara bagi lansia melalui intervensi “active ageing” berdasarkan karakteristik lansia.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Malam Ini, Simak Jam Puncak dan Jadwal Lengkapnya di Indonesia
Kemendikdasmen Perkuat Sinergi dengan Media, PIP 2026 Diperluas hingga PAUD
Kemendikdasmen Luncurkan Beasiswa Talenta Indonesia 2026, Jamin Keberlanjutan Murid Berprestasi hingga S1/D4
Iran Tutup Selat Hormuz Usai Serangan AS–Israel, 20 Persen Jalur Minyak Dunia Lumpuh
Kementan Percepat Hilirisasi Sawit, Produksi CPO 2025 Capai 46,55 Juta Ton dan Ekspor Naik
Mentan Andi Amran Sulaiman Perkuat BRMP Provinsi, Kementan Terapkan Meritokrasi dan Awasi Alsintan
Bank Indonesia Jabar Siapkan Rp16,7 Triliun untuk Penukaran Uang Ramadan dan Idulfitri 2026
Pemdaprov Jawa Barat Siapkan 60 Posko Piket Lebaran 2026 dan 19 DRU, Jalan Provinsi 91,68 Persen Mantap

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:37 WIB

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Malam Ini, Simak Jam Puncak dan Jadwal Lengkapnya di Indonesia

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:03 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Sinergi dengan Media, PIP 2026 Diperluas hingga PAUD

Senin, 2 Maret 2026 - 17:02 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Beasiswa Talenta Indonesia 2026, Jamin Keberlanjutan Murid Berprestasi hingga S1/D4

Minggu, 1 Maret 2026 - 04:56 WIB

Iran Tutup Selat Hormuz Usai Serangan AS–Israel, 20 Persen Jalur Minyak Dunia Lumpuh

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:38 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman Perkuat BRMP Provinsi, Kementan Terapkan Meritokrasi dan Awasi Alsintan

Berita Terbaru