Fenomena Langit 28 Februari 2026: Enam Planet Berjajar, Ini Waktu dan Cara Melihatnya di Indonesia

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLOPAKINDONESIA.COM – Fenomena langit langka kembali menyapa masyarakat Indonesia. Pada Jumat, 28 Februari 2026, enam planet di Tata Surya tampak “berjajar” di langit saat senja hingga awal malam. Peristiwa astronomi ini dikenal sebagai planetary alignment atau parade planet.

Fenomena ini dapat diamati sekitar 30–60 menit setelah Matahari terbenam, dengan arah pandang ke langit barat hingga barat daya. Bagi masyarakat yang memiliki cakrawala terbuka dan cuaca cerah, momen ini menjadi kesempatan langka untuk menyaksikan beberapa planet sekaligus dalam satu waktu.

Enam Planet Tampak Berada dalam Satu Jalur

Planet yang terlibat dalam fenomena ini antara lain:

  • Merkurius
  • Venus
  • Mars
  • Jupiter
  • Saturnus
  • Uranus

Namun, tidak semua planet dapat terlihat jelas dengan mata telanjang. Venus dan Jupiter biasanya menjadi yang paling terang dan mudah dikenali. Mars tampak kemerahan, sementara Saturnus relatif lebih redup. Merkurius berada cukup rendah dekat cakrawala sehingga membutuhkan pandangan yang bebas dari penghalang. Untuk Uranus, pengamat disarankan menggunakan teleskop atau teropong bintang karena cahayanya sangat redup.

Baca Juga :  Buck Moon 10 Juli 2025: Purnama Juli yang Sarat Makna dan Keindahan Langit Malam

Secara astronomi, fenomena ini terjadi karena planet-planet tersebut berada di sisi yang sama relatif terhadap Matahari jika dilihat dari Bumi. Meski tampak sejajar, sebenarnya mereka tidak berada dalam satu garis lurus sempurna di ruang angkasa. Efek “berjajar” ini merupakan hasil perspektif pengamatan dari Bumi di sepanjang jalur ekliptika.

Waktu Terbaik Mengamati

Waktu terbaik untuk mengamati parade planet ini adalah:

  • Sekitar pukul 18.00–19.30 waktu setempat (tergantung wilayah)
  • Arah pandang ke barat atau barat daya
  • Lokasi minim polusi cahaya
  • Langit cerah tanpa awan tebal
Baca Juga :  4 Hewan dengan Bisa Paling Mematikan di Dunia

Penggunaan aplikasi peta langit di ponsel juga dapat membantu mengenali posisi masing-masing planet.

Fenomena Langka yang Tidak Terjadi Setiap Tahun

Parade enam planet seperti ini tidak selalu terjadi setiap tahun. Kombinasi posisi orbit yang memungkinkan beberapa planet tampak dalam satu area langit sekaligus merupakan peristiwa yang relatif jarang.

Fenomena ini menjadi momentum edukasi astronomi bagi masyarakat, khususnya pelajar dan pecinta langit malam. Selain menambah wawasan tentang Tata Surya, peristiwa ini juga mengingatkan bahwa dinamika kosmik terus berlangsung secara presisi dan teratur.

Bagi masyarakat Indonesia, fenomena langit hari ini menjadi tontonan alam gratis yang sayang untuk dilewatkan. Jika cuaca mendukung, jangan lupa luangkan waktu sejenak selepas Magrib untuk menengadah dan menyaksikan langsung parade planet yang menghiasi langit senja.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengapa Mobil di Indonesia Menggunakan Stir Kanan? Ini Penjelasan Sejarah dan Alasannya
Hujan Meteor Alpha Centaurid Terjadi Februari 2026, Mengapa Dinamai Demikian?
Langit Februari 2026 Penuh Kejutan, Ini Daftar Fenomena Astronomi yang Terjadi
Mulai 2026 Girik, Letter C, Petok D Bukan Bukti Hak Tanah, Ini Penjelasannya
Hujan Meteor Quadrantid 2026 Bisa Dilihat dari Indonesia, Begini Waktu dan Cara Mengamatinya
4 Hewan dengan Bisa Paling Mematikan di Dunia
KUHP Baru Atur Hewan Piaraan Serang Orang: Dulu 6 Hari, Kini Pemilik Terancam 6 Bulan Penjara
Supermoon Januari 2026 Bisa Disaksikan Sabtu Malam, Ini Jadwal Lengkap dan Penjelasannya

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 08:37 WIB

Fenomena Langit 28 Februari 2026: Enam Planet Berjajar, Ini Waktu dan Cara Melihatnya di Indonesia

Minggu, 15 Februari 2026 - 06:04 WIB

Mengapa Mobil di Indonesia Menggunakan Stir Kanan? Ini Penjelasan Sejarah dan Alasannya

Kamis, 5 Februari 2026 - 08:15 WIB

Hujan Meteor Alpha Centaurid Terjadi Februari 2026, Mengapa Dinamai Demikian?

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:46 WIB

Langit Februari 2026 Penuh Kejutan, Ini Daftar Fenomena Astronomi yang Terjadi

Minggu, 25 Januari 2026 - 09:16 WIB

Mulai 2026 Girik, Letter C, Petok D Bukan Bukti Hak Tanah, Ini Penjelasannya

Berita Terbaru