Dedi Mulyadi dan Kemhan Bahas BIJB Kertajati Jadi Pusat Industri Strategis Pertahanan

- Jurnalis

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAJALENGKA – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melakukan pertemuan dengan Kementerian Pertahanan (Kemhan) di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kamis (1/10/2026).

Pertemuan tersebut membahas rencana kerja sama pengelolaan BIJB Kertajati untuk dikembangkan menjadi pusat industri strategis pertahanan dalam negeri, khususnya yang berkaitan dengan industri kedirgantaraan.

Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, mengatakan pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari pembahasan sebelumnya yang telah dilakukan di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang.

Menurut Dedi, secara prinsip tidak ada pemisahan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam membangun kepentingan negara. Namun, dari sisi administrasi, masing-masing pihak tetap memiliki tanggung jawab, pencatatan aset, serta kewajiban yang harus dipertanggungjawabkan.

“Secara prinsip dasar bahwa kalau negara itu tidak ada pemisahan-pemisahan, semuanya adalah satu kesatuan. Tetapi dari aspek sisi administrasi, kita memiliki aspek pertanggungjawaban administrasinya masing-masing. Memiliki aset tercatatnya masing-masing. Memiliki utang piutangnya masing-masing,” ujar Dedi.

Fokus Awal pada Industri Kedirgantaraan

Dedi mengatakan, kerja sama pengelolaan BIJB Kertajati selanjutnya akan dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Baca Juga :  KEMENDUKBANGGA/BKKBN JABAR DAN PEMKOT TASIKMALAYA PASTIKAN DISTRIBUSI MBG SASARAN B3 TANPA PUNGUTAN

Pada tahap awal, pengembangan kawasan tidak semata-mata diarahkan pada aspek komersial, tingkat keramaian, maupun pertumbuhan ekonomi. Fokus awal adalah membangun ekosistem industri strategis, terutama sektor kedirgantaraan.

“Tahap pertama kita tidak berpikir komersial dulu, keramaian atau pertumbuhan, tetapi tahap pertama kita berpikir PTDI ada di sini kemudian MRO di sini, bengkel pesawat asing di sini, kemudian industri penunjang di sini,” tutur Dedi.

Ia menilai keberadaan berbagai fasilitas dan industri kedirgantaraan dalam satu kawasan akan membentuk ekosistem yang saling terhubung.

Jika seluruh kebutuhan industri kedirgantaraan dapat dikembangkan di BIJB Kertajati, menurut Dedi, pada akhirnya akan tumbuh siklus perdagangan yang mendukung aktivitas industri tersebut.

“Tidak mungkin semuanya lokal, pasti ada transfer antardaerah, transfer antarprovinsi, transfer antarnegara, pada akhirnya nanti kebutuhan komersialnya akan tumbuh,” katanya.

Kemhan Siapkan Pemindahan Fasilitas dan Skuadron

Sementara itu, Kepala Badan Logistik Pertahanan Kemhan Marsekal Madya TNI Yusuf Jauhari mengatakan, langkah-langkah kerja sama yang telah dilakukan telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto dan mendapat tanggapan positif.

Baca Juga :  Jabar Sisir 4.361 KPM Belum Ber-KB, DP3AKB Dorong Perencanaan Keluarga

Yusuf menyebut, sejumlah kegiatan dan fasilitas terkait kedirgantaraan akan disiapkan untuk dipindahkan ke kawasan BIJB Kertajati.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan memindahkan sekolah penerbang Angkatan Udara beserta mess yang berada di Sukani. Selain itu, direncanakan pemindahan Skuadron Udara dari Bandara Halim Perdanakusuma ke BIJB Kertajati.

PT Dirgantara Indonesia (PTDI) beserta perusahaan yang bekerja sama dengan PTDI juga akan menjadi bagian dari pengembangan kawasan tersebut.

“Kami berharap di bulan Januari pembangunannya. Sekolah penerbangan November atau Desember jika diizinkan, agar ada kegiatan,” ujar Yusuf.

Rencana tersebut menjadi bagian dari langkah awal membangun kawasan BIJB Kertajati sebagai pusat aktivitas industri strategis pertahanan, khususnya dalam mendukung pengembangan industri kedirgantaraan nasional.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hatta Rajasa Jadi Wakil Ketua Wantimpres, Siap Beri Masukan Berkualitas untuk Prabowo
Prabowo Lantik 26 Anggota Wantimpres, Hatta Rajasa Kembali ke Lingkar Pemerintahan
Wihaji Perkuat Pendampingan Keluarga untuk Tekan Stunting di Bandung Barat
Bio Farma Group Perkuat Ketahanan Kesehatan Lewat Pengembangan Antivirus Influenza
Wihaji Perintahkan Program Bangga Kencana Masuk Sekolah Rakyat
84 Bangunan di Jalan Cihampelas Bandung Ditertibkan, Ini Rinciannya
Penyaluran Bantuan Stimulan Buruan SAE Tahap II 2026 di Kota Bandung
Jabar Uji Rujukan Berbasis Kemampuan Pelayanan, Pasien Tak Lagi Harus Lewati Rujukan Berjenjang

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Dedi Mulyadi dan Kemhan Bahas BIJB Kertajati Jadi Pusat Industri Strategis Pertahanan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Hatta Rajasa Jadi Wakil Ketua Wantimpres, Siap Beri Masukan Berkualitas untuk Prabowo

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Prabowo Lantik 26 Anggota Wantimpres, Hatta Rajasa Kembali ke Lingkar Pemerintahan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Wihaji Perkuat Pendampingan Keluarga untuk Tekan Stunting di Bandung Barat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Bio Farma Group Perkuat Ketahanan Kesehatan Lewat Pengembangan Antivirus Influenza

Berita Terbaru