Bupati Jeje Setop Dapur MBG yang Diduga Sumber Keracunan Ratusan Siswa di Cisarua Bandung Barat

- Jurnalis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 07:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat – Dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan siswa SMPN 1 Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, berujung pada penutupan sementara dapur penyedia makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, memerintahkan penghentian operasional dapur tersebut hingga proses evaluasi dan investigasi selesai dilakukan.

Insiden ini terjadi pada Selasa (14/10/2025) ketika para siswa mengalami gejala mual, pusing, dan muntah usai menyantap menu MBG yang terdiri dari ayam kecap atau blackpepper, capcay, tahu goreng, lalapan, melon, dan nasi. Dalam beberapa keterangan siswa, makanan yang disajikan sempat tercium bau tak sedap sebelum dikonsumsi.

Dapur yang memasok makanan tersebut diketahui berasal dari SPPG Panyandaan di Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua. Berdasarkan data pemerintah daerah, dapur ini memproduksi sekitar 3.649 paket makanan yang dikirim ke delapan sekolah di wilayah sekitar.

Baca Juga :  Minyak Kita atau Minyak Kamu?

“Operasional dapur kita hentikan sementara sampai hasil investigasi keluar. Program MBG sangat penting, tapi harus ada pengawasan ketat dan evaluasi menyeluruh agar kasus seperti ini tidak terulang,” tegas Bupati Jeje saat meninjau lokasi, Kamis (16/10/2025).

Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat bersama Badan Gizi Nasional (BGN) telah ditugaskan untuk melakukan pemeriksaan bahan baku, kebersihan dapur, proses pengolahan, hingga distribusi makanan. Pemerintah juga memastikan seluruh siswa yang terdampak telah mendapat perawatan medis.

Sementara itu, pengelola dapur SPPG Panyandaan menjelaskan bahwa proses memasak dilakukan sejak malam hari, diikuti pengemasan dan distribusi dini hari ke sekolah-sekolah. Namun, dari hasil pengecekan awal, dapur tersebut belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) yang menjadi standar kelayakan pengolahan makanan massal.

Baca Juga :  Prabowo Subianto Dipuji Donald Trump di Forum Perdamaian Global di Washington D.C.

Hingga kini, hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan masih dalam proses. Pemerintah belum menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) karena masih menunggu data resmi dari Dinas Kesehatan.

Kasus ini menambah daftar panjang insiden keracunan makanan MBG di Kabupaten Bandung Barat, setelah sebelumnya juga terjadi di wilayah Cipongkor dan Cihampelas. Pemerintah daerah berjanji akan melakukan evaluasi total terhadap sistem penyediaan makanan MBG, mulai dari dapur penyedia hingga pengawasan di sekolah.

“Tujuan program ini baik, untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak sekolah. Tapi tidak boleh mengorbankan keselamatan. Evaluasi total harus dilakukan,” ujar Jeje menegaskan.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bio Farma Raih Primaniyarta ke-12, Ekspor Vaksin Tembus Lebih dari Rp10 Triliun
Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan
Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional
Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang
Pegadaian Masuk Top 10 BUMN Layanan Terbaik, Kanwil X Jawa Barat Kawal Standar Pelayanan
Coaching Clinic D Tarumanegara Karawang Hadirkan Legenda Persib, Bidik Bibit Pesepak Bola Potensial
DPR RI Setujui RUU Satu Data Indonesia, Perkuat Tata Kelola Data Nasional
Pelindungan Ketenagakerjaan, Pekerja Dapat Perlindungan Lebih Komprehensif

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Bio Farma Raih Primaniyarta ke-12, Ekspor Vaksin Tembus Lebih dari Rp10 Triliun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Pegadaian Masuk Top 10 BUMN Layanan Terbaik, Kanwil X Jawa Barat Kawal Standar Pelayanan

Berita Terbaru