Bio Farma Perkuat Kolaborasi Indonesia-Ghana Lewat Transfer Teknologi Vaksin

- Jurnalis

Rabu, 30 September 2026 - 05:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, 29 September 2026 – PT Bio Farma (Persero) terus memperkuat kolaborasi internasional dalam membangun ketahanan kesehatan global melalui transfer teknologi vaksin. Kali ini, Bio Farma bekerja sama dengan Atlantic Lifesciences (ALS), Ghana, dalam program transfer teknologi vaksin tetanus dan difteri (Td).

Kerja sama tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan kapasitas manufaktur vaksin lokal di Ghana sekaligus memperkuat kemampuan negara berkembang dalam membangun produksi vaksin yang lebih mandiri dan berkelanjutan, khususnya di kawasan Afrika Barat.

Kolaborasi Bio Farma dan ALS telah memasuki tahap implementasi teknis setelah melalui sejumlah tahapan kerja sama. Proses tersebut diawali dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada Desember 2023.

Kerja sama kemudian dilanjutkan melalui penandatanganan Master Agreement Transfer Teknologi Vaksin Td pada September 2024, serta perjanjian implementasi berupa Tech Transfer Agreement dan Sales Agreement pada Agustus 2025.

Melalui program tersebut, Bio Farma tidak hanya bertindak sebagai pemasok vaksin, tetapi juga sebagai mitra teknologi dan pengembangan kapasitas manufaktur lokal.

Bio Farma memberikan dukungan berupa penyediaan teknologi, bantuan teknis, serta suplai Td Final Bulk Ready to Fill (RTF). Sementara itu, ALS akan mengembangkan kemampuan lokal untuk proses fill-finish, pengendalian mutu atau Quality Control (QC), pengemasan, registrasi, hingga manufaktur komersial di Ghana.

Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, mengatakan penguatan ketahanan kesehatan membutuhkan kolaborasi lintas negara yang tidak berhenti pada penyediaan produk, tetapi juga membangun kemampuan produksi, sumber daya manusia, dan ekosistem industri kesehatan yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Walikota Cimahi Resmikan Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Air Minum tahun 2023

“Kemitraan Bio Farma dan Atlantic Lifesciences merupakan bentuk nyata kontribusi Indonesia dalam membangun ketahanan kesehatan global. Melalui transfer teknologi, kami ingin tumbuh bersama mitra dengan membangun kemampuan manufaktur dan sumber daya manusia, sehingga negara mitra semakin memiliki kapasitas untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakatnya,” ujar Shadiq.

Menuju Validasi Proses

Shadiq mengatakan proyek transfer teknologi vaksin Td saat ini menuju salah satu tahapan penting, yakni Process Performance Qualification (PPQ) atau validasi proses.

PPQ direncanakan berlangsung pada Oktober 2026 hingga Januari 2027. Tahapan tersebut selanjutnya akan diikuti proses registrasi dan inspeksi oleh Ghana Food and Drugs Authority (Ghana FDA) pada Januari hingga Mei 2027.

Apabila rangkaian validasi berhasil diselesaikan, data stabilitas memenuhi persyaratan, persetujuan regulator diperoleh, serta kesiapan pengadaan terpenuhi, pasokan komersial vaksin Td melalui fasilitas lokal di Ghana ditargetkan dapat dimulai pada 2027.

Dalam jangka panjang, kerja sama ini juga membuka peluang bagi Ghana untuk berkembang menjadi salah satu platform manufaktur dan pasokan vaksin bagi kawasan Afrika Barat.

Pengembangan tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mempertimbangkan ketentuan registrasi, regulasi, serta mekanisme yang berlaku di masing-masing negara.

Pengembangan Model License-Out

Program transfer teknologi vaksin Td juga menjadi bagian dari pengembangan model bisnis Bio Farma berbasis license-out dan technology transfer.

Dengan pendekatan tersebut, kontribusi Indonesia di pasar internasional tidak hanya dilakukan melalui ekspor produk jadi, tetapi juga melalui transfer pengetahuan dan teknologi, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan kemampuan industri kesehatan negara mitra.

Baca Juga :  Grand Final Apresiasi Duta Genre Jawa Barat 2024

Kerja sama Bio Farma dan ALS juga menjadi salah satu contoh South-South Cooperation antara Indonesia dan Ghana di bidang ketahanan kesehatan, manufaktur lokal, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Pengembangan kapasitas manufaktur vaksin di Ghana diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas, baik dalam meningkatkan akses terhadap produk kesehatan maupun memperkuat kapasitas sumber daya manusia dan ekosistem kesehatan di negara mitra.

Sebagai bagian dari ekosistem Danantara, Bio Farma juga terus mendorong kolaborasi internasional yang dapat menghasilkan nilai lebih luas bagi masyarakat dan Indonesia.

Menurut Shadiq, model transfer teknologi dan license-out memberikan ruang bagi Bio Farma untuk memperluas model bisnis sekaligus memperkuat daya saing industri kesehatan Indonesia di tingkat global.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia dapat berkontribusi lebih jauh dalam ekosistem kesehatan global. Bukan hanya melalui produk yang kami hasilkan, tetapi juga melalui teknologi, pengetahuan, dan kolaborasi,” kata Shadiq.

“Sebagai bagian dari ekosistem Danantara, Bio Farma akan terus mendorong kinerja dan ekspansi internasional yang memberikan manfaat bagi kualitas hidup masyarakat, memperkuat daya saing Indonesia, serta menciptakan nilai berkelanjutan,” tambahnya.

Melalui kolaborasi dengan Atlantic Lifesciences, Bio Farma menegaskan upaya untuk memperluas kontribusi industri kesehatan Indonesia di tingkat internasional. Transfer teknologi dan pembangunan kapasitas lokal diarahkan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga membangun kemampuan produksi dan pengetahuan yang dapat berkembang secara berkelanjutan.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jabar Uji Rujukan Berbasis Kemampuan Pelayanan, Pasien Tak Lagi Harus Lewati Rujukan Berjenjang
Wihaji Temui Kader TPK Ciamis, Fokus Pendampingan Keluarga Berisiko Stunting
Pegadaian Raih 10 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026
DPR Minta Lapas Bebas Diskriminasi dan Fasilitas Mewah
Komisi IV DPR RI Dorong Optimalisasi Lulusan Politeknik Kelautan dan Perikanan Masuk Dunia Industri
Pegadaian dan BCA Perluas Sinergi Hadirkan Fitur Investasi Emas di Aplikasi blu by BCA Digital
Pemerintah Perkuat Kesejahteraan Guru, PPPK Paruh Waktu Dialihkan 2027
Fenomena Langit Akhir September 2026: Harvest Moon hingga Saturnus

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 07:16 WIB

Jabar Uji Rujukan Berbasis Kemampuan Pelayanan, Pasien Tak Lagi Harus Lewati Rujukan Berjenjang

Rabu, 30 September 2026 - 07:02 WIB

Wihaji Temui Kader TPK Ciamis, Fokus Pendampingan Keluarga Berisiko Stunting

Rabu, 30 September 2026 - 05:54 WIB

Bio Farma Perkuat Kolaborasi Indonesia-Ghana Lewat Transfer Teknologi Vaksin

Selasa, 29 September 2026 - 10:30 WIB

Pegadaian Raih 10 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

Selasa, 29 September 2026 - 06:06 WIB

DPR Minta Lapas Bebas Diskriminasi dan Fasilitas Mewah

Berita Terbaru

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo saat menghadiri RDP dengan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI serta Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (28/9/2026). Foto : Jaka/MRI.

NEWS

DPR Minta Lapas Bebas Diskriminasi dan Fasilitas Mewah

Selasa, 29 Sep 2026 - 06:06 WIB