APPSI Apresiasi Langkah Mentan Amran Ungkap Kasus Beras Oplosan, Masyarakat Serbu Pasar Tradisional

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat di wilayah Jawa Barat berbondong-bondong kembali ke pasar tradisional untuk membeli beras yang dinilai lebih terjamin kualitas dan keaslian jenisnya. (Istimewa)

Masyarakat di wilayah Jawa Barat berbondong-bondong kembali ke pasar tradisional untuk membeli beras yang dinilai lebih terjamin kualitas dan keaslian jenisnya. (Istimewa)

KlopakIndonesia – Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia Provinsi Jawa Barat (DPW APPSI Jabar), Yudi Setia Kurniawan memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah tegas Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam mengungkap kasus beras oplosan yang meresahkan masyarakat.

Yudi menjelaskan, temuan tersebut tidak hanya membuka mata publik akan pentingnya pengawasan distribusi pangan, tetapi juga berdampak langsung terhadap meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pasar tradisional.

“Langkah cepat dan tegas Menteri Pertanian dalam membongkar praktik curang beras oplosan adalah bentuk nyata perlindungan terhadap konsumen dan pedagang kecil. Kami di APPSI Jabar menyambut baik hal ini,” ujar Yudi saat dihubungi, Rabu (6/8/2025).

Baca Juga :  Dukung Program ASRI, ASN BKKBN Jabar Bersama TPK dan Komunitas Gober Bersihkan Sungai Cikapundung

Ia mengungkapkan, setelah kasus ini mencuat, masyarakat di wilayah Jawa Barat terlihat berbondong-bondong kembali ke pasar tradisional untuk membeli beras yang dinilai lebih terjamin kualitas dan keaslian jenisnya. Para pedagang pasar menyambut positif lonjakan pembeli tersebut.

Ini menjadi momentum baik bagi pasar tradisional untuk kembali mendapatkan kepercayaan publik. Di pasar, masyarakat bisa langsung melihat kualitas beras, memilih sendiri, dan berinteraksi langsung dengan penjual. Tidak ada yang ditutupi,” tambahnya.

Yudi juga mengimbau pemerintah untuk terus memperkuat pengawasan terhadap rantai distribusi pangan, terutama bahan pokok seperti beras dan minyak goreng, agar praktik serupa tidak terulang. Ia menyatakan bahwa APPSI Jabar siap bekerja sama dengan pemerintah dalam menjaga keamanan pangan di pasar-pasar seluruh Jawa Barat dan Indonesia.

Baca Juga :  Kolaborasi Catur Pusat Pendidikan, Perkuat Karakter Generasi

“Kami akan meningkatkan koordinasi dengan para pedagang, melakukan edukasi tentang pentingnya menjaga kualitas dan kejujuran dalam berdagang. Ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat yang sudah mulai pulih,” tutupnya.

Kasus beras oplosan yang berhasil diungkap Kementerian Pertanian beberapa hari lalu melibatkan praktik pencampuran beras premium dengan beras kualitas rendah yang dikemas ulang dan dijual dengan harga tinggi. Temuan ini menghebohkan publik dan memicu seruan agar pengawasan distribusi pangan diperketat.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penerapan HACCP di Dapur SPPG: Panduan Keamanan Pangan dari Bahan hingga Distribusi MBG
Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari Mulai 14 September 2026, Ini Dua Jalur Alternatifnya
Dentuman Terasa hingga Jawa Barat, Badan Geologi Ungkap Diduga Terkait Erupsi Anak Krakatau
Volkswagen Restrukturisasi Besar-besaran, 4 Pabrik Jerman Terancam Kehilangan Produksi
Kemendikdasmen Perkuat Kompetensi Guru Terapkan STEM dengan Prinsip 5M
PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah
PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah
LDI 2026 Resmi Dibuka, 17.115 Murid Daftar Ajang Debat Nasional Kemendikdasmen

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 17:37 WIB

Penerapan HACCP di Dapur SPPG: Panduan Keamanan Pangan dari Bahan hingga Distribusi MBG

Sabtu, 5 September 2026 - 15:16 WIB

Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari Mulai 14 September 2026, Ini Dua Jalur Alternatifnya

Sabtu, 5 September 2026 - 09:48 WIB

Dentuman Terasa hingga Jawa Barat, Badan Geologi Ungkap Diduga Terkait Erupsi Anak Krakatau

Jumat, 4 September 2026 - 14:08 WIB

Volkswagen Restrukturisasi Besar-besaran, 4 Pabrik Jerman Terancam Kehilangan Produksi

Jumat, 4 September 2026 - 05:45 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Kompetensi Guru Terapkan STEM dengan Prinsip 5M

Berita Terbaru