Komisi X DPR RI Apresiasi Realisasi Anggaran dan Capaian Program Prioritas Kemendikdasmen TA 2024

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 17 Juli 2025 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia — Dalam Rapat Kerja bersama Komisi X DPR RI, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, memaparkan realisasi anggaran dan capaian program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tahun anggaran (TA) 2024.

Terkait dengan laporan keuangan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) tahun 2024, Menteri Mu’ti mengungkapkan bahwa Kemendikdasmen ditunjuk sebagai kementerian pengampu yang bertindak sebagai pengguna anggaran serta bertanggung jawab untuk menyusun laporan keuangan termasuk menandatangani _Statement of Responsbility (SoR)_.

“Laporan keuangan Kemendikbudristek tahun 2024 telah disusun dan disajikan berdasarkan Sistem Pengendalian Internal (SPI) yang memadai dan sudah dipersiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan serta menghasilkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” ucap Menteri Mu’ti di Jakarta, Rabu (16/7).

Menanggapi paparan dari Menteri Mu’ti, Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran Kemendikdasmen atas laporan realisasi anggaran dan capaian program prioritas TA 2024. Menurutnya, secara umum capaian kinerja program cenderung meningkat, ditambah dengan penilaian BPK secara beberapa tahun terakhir yang menunjukkan opini WTP.

“Komisi X DPR RI mengapresiasi realisasi anggaran Kemendikdasmen TA 2024 dan mendorong untuk mempertahankan hasil opini WTP untuk tahun-tahun berikutnya,” kata Hetifah.

Baca Juga :  Sampaikan KEM-PPKF RAPBN 2025 pada Rapat Paripurna di DPR RI, Menkeu : Perekonomian Indonesia Tetap Stabil

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, juga turut memberikan apresiasi terhadap capaian kinerja Kemendikdasmen, salah satunya adalah pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Menurutnya, SPMB tahun ini secara umum berjalan dengan lancar dan ke depannya perlu ada evaluasi yang bertujuan menekan jumlah kelemahan yang terjadi.

“Kesuksesan SPMB tidak lepas dari proses pengawasan yang dilakukan oleh pimpinan dan jajaran Kemendikdasmen. Ke depannya, saya berharap sinergi antara Kemendikdasmen dengan Pemerintah Daerah dapat terjalin lebih baik sehingga pemerataan akses pendidikan dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan,” papar Lalu.

Apresiasi lainnya juga disampaikan oleh Ketua Panitia Kerja (Panja) Pendidikan daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), sekaligus Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Esti Wijayati. Menurutnya, capaian kinerja yang baik tidak lepas dari proses perumusan kebijakan yang dirumuskan dengan sangat matang. Berkenaan dengan hal tersebut, Esti menyoroti tentang angka lama sekolah yang terjadi di daerah 3T.

“Anggaran untuk afirmasi pendidikan daerah 3T perlu diperhatikan dan ditingkatkan. Harus ada upaya lebih dalam bentuk afirmasi guna meningkatkan angka lama sekolah, sehingga rata-rata angka tersebut menjadi merata di semua daerah Indonesia,” tutup Esti.

Baca Juga :  Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Usul Rebranding Nama Bandung Barat: "Yang Terbayang Hanya Arah Mata Angin"

*Komitmen Kemendikdasmen Realisasikan Anggaran Secara Akuntabel dam Berkualitas*
Pada paparannya, Menteri Mu’ti menegaskan bahwa terkait evaluasi anggaran TA 2024 telah terjadi peningkatan proporsi peserta didik yang memiliki nilai di atas batas minimum dalam asesmen kompetensi literasi dan numerasi.

“Kemendikdasmen terus berkomitmen untuk melaksanakan realisasi anggaran yang akuntabel dan berkualitas guna mendukung tercapainya target Prioritas Nasional. Hal tersebut dibuktikan dengan secara berturut-turut selama tujuh tahun terakhir kami meraih Nilai Kerja Anggaran dengan kategori sangat baik dengan persentase 96,93%,” ungkap Mendikdasmen, Abdul Mu’ti.

Menteri Mu’ti menambahkan, aspek kebermanfaatan dan kinerja kementerian yang ditunjukkan oleh Indeks Kepuasan Pemangku Kepentingan sebagai penerima layanan juga telah meningkat dari waktu ke waktu. Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Kemendikdasmen terus berkomitmen meningkatkan capaian kinerja Prioritas Nasional yang berdampak langsung pada pencapaian Indikator Kinerja Sasaran Strategis (IKKS).

“Secara umum target dan capaian Indikator Sasaran Strategis Renstra Kemendikdasmen telah tercapai secara optimal. Indikator yang terkait dengan akses layanan pendidikan juga mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya,” pungkasnya.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penerapan HACCP di Dapur SPPG: Panduan Keamanan Pangan dari Bahan hingga Distribusi MBG
Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari Mulai 14 September 2026, Ini Dua Jalur Alternatifnya
Dentuman Terasa hingga Jawa Barat, Badan Geologi Ungkap Diduga Terkait Erupsi Anak Krakatau
Volkswagen Restrukturisasi Besar-besaran, 4 Pabrik Jerman Terancam Kehilangan Produksi
Kemendikdasmen Perkuat Kompetensi Guru Terapkan STEM dengan Prinsip 5M
PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah
PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah
LDI 2026 Resmi Dibuka, 17.115 Murid Daftar Ajang Debat Nasional Kemendikdasmen

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 17:37 WIB

Penerapan HACCP di Dapur SPPG: Panduan Keamanan Pangan dari Bahan hingga Distribusi MBG

Sabtu, 5 September 2026 - 15:16 WIB

Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari Mulai 14 September 2026, Ini Dua Jalur Alternatifnya

Sabtu, 5 September 2026 - 09:48 WIB

Dentuman Terasa hingga Jawa Barat, Badan Geologi Ungkap Diduga Terkait Erupsi Anak Krakatau

Jumat, 4 September 2026 - 14:08 WIB

Volkswagen Restrukturisasi Besar-besaran, 4 Pabrik Jerman Terancam Kehilangan Produksi

Jumat, 4 September 2026 - 05:45 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Kompetensi Guru Terapkan STEM dengan Prinsip 5M

Berita Terbaru