BKKBN Jabar Apresiasi Kinerja Daerah, Enam Kabupaten/Kota Dominasi Penghargaan

- Jurnalis

Kamis, 12 Juni 2025 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia.Yogyakarta — BKKBN Provinsi Jawa Barat memberikan penghargaan kepada seluruh kabupaten dan kota atas capaian mereka dalam mendukung program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting. Dalam pertemuan bertajuk Akselerasi Pencapaian Quick Wins Kemendukbangga/BKKBN Jawa Barat yang digelar di Yogyakarta, Rabu malam (11/6), enam daerah tampil mendominasi.

Tiga daerah meraih penghargaan terbanyak dalam lima kategori, yaitu Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat (KBB), dan Kota Depok. Sementara itu, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Cirebon, dan Kabupaten Garut masing-masing membawa pulang empat penghargaan. Seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat tercatat menerima setidaknya satu penghargaan.

“Malam ini adalah bentuk apresiasi atas kerja keras dan kolaborasi seluruh daerah. Ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk nyata penghargaan kami terhadap komitmen daerah dalam memperkuat program Bangga Kencana dan penurunan stunting,” ujar Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat, Dadi Ahmad Roswandi.

Dadi menekankan, jumlah kategori yang diberikan disusun berdasarkan indikator kinerja yang telah ditetapkan oleh Kemendukbangga/BKKBN Pusat. Seluruh parameter penilaian berlaku seragam secara nasional dan telah tertuang dalam petunjuk teknis (juknis).

Baca Juga :  Menteri Mu’ti Sambut Baik Kerja Sama Kemendikdasmen dan Kemendes PDT untuk Perbanyak PAUD di Desa

“Penilaian dilakukan secara objektif. Bahkan untuk sejumlah kategori, kami melibatkan juri dari lintas sektor dan kalangan profesional. Transparansi jadi kunci utama,” tegasnya.

Secara keseluruhan, terdapat 33 kategori penghargaan yang dibagi ke dalam lima rumpun utama: Keluarga Berencana (KB), Pengendalian Penduduk (Dalduk), Kesejahteraan dan Pembangunan Keluarga (KSPK), Percepatan Penurunan Stunting (PPS), dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Tiga kategori di antaranya merupakan penghargaan tingkat nasional.

Beragam Rumpun Penghargaan

Pada rumpun KB, penghargaan diberikan antara lain untuk inovasi pelayanan KB di pasar tradisional, penyuluhan KIE terbaik, pemecahan rekor MURI, pelayanan KB di perusahaan, dan pencapaian pada HUT Ikatan Bidan Indonesia (IBI), termasuk subkategori pelayanan IUD dan KB pascapersalinan.

Di rumpun Dalduk, penghargaan mencakup capaian Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB), keberhasilan Rumah Data Kependudukan (RDK), fasilitasi Siperindu, dan kontribusi melalui Sekolah Siaga Kependudukan (SSK). Daerah dengan Perda GDPK, Kampung KB lintas sektor, serta capaian IPBK dan iBangga tertinggi juga mendapat apresiasi khusus.

Baca Juga :  Isyana Pastikan 18 Ribu Penyuluh KB Jadi Garda Terdepan Kawal Program Prioritas Pemerintah

Untuk rumpun KSPK, penghargaan diberikan kepada daerah dengan jumlah peserta tertinggi dalam kegiatan Bina Keluarga Balita (BKB), Sekolah Lansia (SL BKL), penerima layanan Satyagatra, hingga pencapaian 100 persen penerbitan NIB untuk kelompok usaha UPPKA.

Di rumpun PPS, dua kategori utama meliputi inovasi terbaik dalam program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) dan daerah yang memenuhi atau melampaui target nasional 14 persen prevalensi stunting pada 2024.

Sementara itu, rumpun DAK memberikan penghargaan atas realisasi DAK Subbidang KB Tahun Anggaran 2024 dan pembinaan lini lapangan terbaik.

“Selamat kepada semua daerah. Kami berharap penghargaan ini menjadi pemantik semangat agar layanan dan intervensi di tingkat lapangan makin berkualitas dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” pungkas Dadi.

.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK
Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 17:51 WIB

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting

Senin, 20 April 2026 - 17:47 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Berita Terbaru