BKKBN Jawa Barat Apresiasi Peran Bidan Dalam Percepatan Penurunan Stunting

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 11 Juli 2024 - 16:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Kepala BKKBN Provinsi Jawa Barat, Fazar Supriadi Sentosa memberikan sambutan pada kegiatan Penguatan Kapasitas Pelayanan KB Bagi Akademi Kebidanan, di Hotel Grandia, Kota Bandung, (10/07/2024).

Fazar menegaskan pentingnya peran bidan dalam menurunkan angka kematian ibu dan anak, kesehatan masyarakat, keluarga berencana dan kesehatan reproduksi. Serta dapat menjadi mitra strategis dalam upaya percepatan penurunan stunting.

Berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009, tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Penduduk harus menjadi titik central dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Dalam upayanya adalah melakukan akses dan kualitas pelayanan kesehatan, keluarga berencana dan kesehatan reproduksi yang merata di tiap wilayah dan kelompok masyarakat.

Baca Juga :  Hadiri HUT Ke-78 Kodam III/SLW, Wamenhan RI M. Herindra : Beri yang Terbaik Untuk Bangsa dan Negara

Bidan adalah salah satu tenaga kesehatan yang mempunyai peran sangat strategis dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, keluarga berencana, kesehatan reproduksi wanita serta menurukan angka kematian ibu dan anak, memberikan edukasi-edukasi di posyandu dalam upaya penurunan stunting. Oleh karena itu, bidan menjadi perhatian pemerintah dalam pengembangan kompetensi dirinya, terutama dalam pengembangan kompetensi sumber daya manusia pada organisasi sektor publik.

Baca Juga :  160 Partisipan dari 17 Negara Hadiri Fair and Expo World Water Forum ke-10

Untuk merepson kebutuhan dan pengembangan kompetensi tersebut, BKKBN Provinsi Jawa Barat melalu tim kerja Akses Kualitas Pelayanan KBKR bersama PD IBI Jawa Barat, melaksanakan kegiatan Workshop Penguatan Kapasitas Pelayanan KB bagi Akademi Kebidanan.

Kegiatan ini diharapkan dapat memfasilitasi dalam meningkatkan kompetensi, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di tempatnya masing-masing.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendikdasmen Luncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Target Bangun 500 SNT hingga 2029
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Nasional dan Pencegahan Demam Tifoid
Sarasehan Jurnalis Peduli Keluarga Dorong Penguatan Peran Media sebagai Mitra Strategis Bangun Ketahanan Keluarga Menuju Jawa Barat Istimewa
Harga Kelapa Anjlok Drastis, Pendapatan Petani Pangandaran Turun Lebih dari 50 Persen
AMPETRA Soroti Sulitnya Izin Tambang Rakyat, Siap Dampingi Penambang hingga Kantongi Legalitas
Peran Keluarga Jadi Kunci Cegah Demensia, BKKBN Jabar Perkuat Pendampingan Lansia Berbasis Keluarga
Kemendukbangga/BKKBN dan Pemprov Jabar Perkuat Sinergi Perluas Sekolah Siaga Kependudukan
DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 19:50 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Target Bangun 500 SNT hingga 2029

Senin, 20 Juli 2026 - 11:26 WIB

Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Nasional dan Pencegahan Demam Tifoid

Senin, 20 Juli 2026 - 11:23 WIB

Sarasehan Jurnalis Peduli Keluarga Dorong Penguatan Peran Media sebagai Mitra Strategis Bangun Ketahanan Keluarga Menuju Jawa Barat Istimewa

Senin, 20 Juli 2026 - 09:12 WIB

Harga Kelapa Anjlok Drastis, Pendapatan Petani Pangandaran Turun Lebih dari 50 Persen

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:14 WIB

Peran Keluarga Jadi Kunci Cegah Demensia, BKKBN Jabar Perkuat Pendampingan Lansia Berbasis Keluarga

Berita Terbaru