KPK Gelar OTT di Banten, Lima Orang Diamankan

- Jurnalis

Kamis, 18 Desember 2025 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLOPAKINDONESIA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Provinsi Banten. Dalam operasi penindakan tersebut, lima orang diamankan oleh tim KPK pada Rabu malam (17/12/2025).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya OTT tersebut. Namun, hingga saat ini KPK belum mengungkapkan secara rinci identitas maupun peran para pihak yang diamankan.

“Benar, KPK telah mengamankan lima orang dalam kegiatan OTT di wilayah Banten. Saat ini yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan intensif,” ujar Budi kepada wartawan, Kamis (18/12/2025).

Baca Juga :  Sesar Garsela Penyebab Gempa 4,9 di Bandung dan Garut

Kelima orang tersebut langsung dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sesuai ketentuan hukum, KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan.

Berdasarkan informasi sementara yang beredar, OTT ini diduga berkaitan dengan praktik suap atau pemerasan dalam pengurusan perizinan, termasuk kemungkinan keterkaitan dengan perkara Tenaga Kerja Asing (TKA) di wilayah Banten. Namun, KPK menegaskan akan menyampaikan keterangan resmi secara lengkap setelah proses pemeriksaan selesai.

Baca Juga :  Grand Desain Pembangunan Kependudukan Dalam Upaya Memanfaatkan Bonus Demografi Secara Optimal

“Identitas para pihak dan konstruksi perkara akan kami sampaikan secara resmi pada saat konferensi pers,” kata Budi.

OTT di Banten ini menambah daftar operasi penindakan yang dilakukan KPK sepanjang tahun 2025. Lembaga antirasuah tersebut menegaskan komitmennya untuk terus menindak tegas setiap praktik korupsi, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Masyarakat diimbau untuk menunggu pengumuman resmi KPK terkait penetapan tersangka dan pasal yang disangkakan dalam perkara tersebut.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penerapan HACCP di Dapur SPPG: Panduan Keamanan Pangan dari Bahan hingga Distribusi MBG
Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari Mulai 14 September 2026, Ini Dua Jalur Alternatifnya
Dentuman Terasa hingga Jawa Barat, Badan Geologi Ungkap Diduga Terkait Erupsi Anak Krakatau
Volkswagen Restrukturisasi Besar-besaran, 4 Pabrik Jerman Terancam Kehilangan Produksi
Kemendikdasmen Perkuat Kompetensi Guru Terapkan STEM dengan Prinsip 5M
PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah
PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah
LDI 2026 Resmi Dibuka, 17.115 Murid Daftar Ajang Debat Nasional Kemendikdasmen

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 17:37 WIB

Penerapan HACCP di Dapur SPPG: Panduan Keamanan Pangan dari Bahan hingga Distribusi MBG

Sabtu, 5 September 2026 - 15:16 WIB

Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari Mulai 14 September 2026, Ini Dua Jalur Alternatifnya

Sabtu, 5 September 2026 - 09:48 WIB

Dentuman Terasa hingga Jawa Barat, Badan Geologi Ungkap Diduga Terkait Erupsi Anak Krakatau

Jumat, 4 September 2026 - 14:08 WIB

Volkswagen Restrukturisasi Besar-besaran, 4 Pabrik Jerman Terancam Kehilangan Produksi

Jumat, 4 September 2026 - 05:45 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Kompetensi Guru Terapkan STEM dengan Prinsip 5M

Berita Terbaru