Bunda PAUD Jawa Barat Lantik Pokja Bunda PAUD Jabar dalam Peringatan HGN 2025: Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pesan Kelestarian Lingkungan dari Gubernur

- Jurnalis

Rabu, 10 Desember 2025 - 22:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puncak Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di Jawa Barat berlangsung istimewa dengan hadirnya Bunda PAUD Jawa Barat sekaligus Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, dr. Siska Gerfianti, M.H.Kes., Sp.D.L.P. Acara yang digelar di Balairung Rudini, Kampus IPDN Jatinangor, pada Selasa (9/12/2025) itu menjadi momentum penting bagi penguatan pendidikan anak usia dini di Jawa Barat melalui pelantikan Pokja Bunda PAUD Provinsi Jawa Barat.

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh strategis, mulai dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Kepala Dinas Pendidikan Jabar Purwanto, hingga para pimpinan daerah kabupaten/kota se-Jawa Barat. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mempertegas komitmen bersama dalam memperkuat kualitas pendidikan, terutama pendidikan pada jenjang paling dasar—anak usia dini.

Pelantikan Pokja Bunda PAUD: Langkah Nyata Memperkuat PAUD Berkualitas

Dalam kegiatan tersebut, dr. Siska Gerfianti secara resmi melantik Pokja Bunda PAUD Provinsi Jawa Barat. Pelantikan ini menjadi langkah strategis untuk mempercepat terwujudnya layanan PAUD yang berkualitas, inklusif, ramah anak, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Sebagai Bunda PAUD Jawa Barat, dr. Siska menekankan bahwa keberhasilan pendidikan anak usia dini tidak hanya bergantung pada lembaga pendidikan formal, tetapi juga peran aktif keluarga, masyarakat, dan pemerintah daerah. Penguatan Pokja Bunda PAUD diharapkan dapat memperkuat sinergi lintas sektor sehingga program-program PAUD dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan berdampak langsung pada anak-anak.

Baca Juga :  Duta GenRe Jabar 2025 Belajar Toleransi di Kampung Paledang

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan kompetensi pendidik PAUD, pengadaan sarana prasarana yang ramah anak, serta pengembangan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan kondusif bagi tumbuh kembang anak.

HGN 2025: Apresiasi untuk Guru dan Pengingat Peran Strategis Pendidikan

Puncak Peringatan HGN 2025 menjadi ruang apresiasi bagi para guru dan pendidik yang telah berkontribusi besar dalam mencerdaskan generasi bangsa. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali menggarisbawahi pentingnya layanan pendidikan yang berkualitas, merata, dan inklusif.

Dinas Pendidikan Jawa Barat memastikan bahwa peringatan HGN bukan sekadar acara seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat langkah-langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan di berbagai jenjang.

Gubernur Dedi Mulyadi: Pendidikan Karakter Harus Dimulai dari Cinta Lingkungan

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan pesan kuat tentang kelestarian alam. Ia menekankan bahwa pendidikan karakter harus dimulai sejak usia dini, dan salah satu nilai penting yang harus ditanamkan adalah kecintaan terhadap lingkungan.

Nasionalis sejati adalah mereka yang menangis saat hutan dibabat dan mata air mengering,” tegasnya.

Baca Juga :  Kemendikdasmen Dorong Guru Mempunyai Kompetensi Pembelajaran Mendalam

Dedi Mulyadi menilai bahwa guru dan Bunda PAUD memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai tersebut. Melalui pendidikan usia dini, anak-anak dapat belajar memahami pentingnya menjaga bumi, mencintai makhluk hidup, memanfaatkan sumber daya secara bijak, serta menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari identitas bangsa.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, pendidik, keluarga, hingga masyarakat luas, untuk terlibat aktif dalam menjaga kualitas lingkungan hidup di Jawa Barat sebagai warisan berharga bagi generasi di masa depan.

Menuju Jawa Barat Ramah Anak dan Berdaya Saing

Pelantikan Pokja Bunda PAUD dan peringatan HGN 2025 ini menjadi momentum penting dalam perjalanan Jawa Barat menuju provinsi yang semakin ramah anak dan berdaya saing. Melalui sinergi lintas sektor, penguatan lembaga pendidik, pembinaan keluarga, serta pemenuhan layanan PAUD yang berkualitas, pemerintah menargetkan terbentuknya generasi yang kuat secara karakter, sehat secara fisik, serta tangguh dalam menghadapi tantangan zaman.

Dengan dukungan penuh dari Gubernur, Bunda PAUD, DP3AKB, Dinas Pendidikan, dan pemerintah daerah di seluruh wilayah Jawa Barat, masa depan pendidikan anak usia dini diharapkan semakin cerah. Jawa Barat optimis mampu mencetak generasi emas yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga peduli, berakhlak, dan mencintai lingkungan.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendikdasmen Luncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Target Bangun 500 SNT hingga 2029
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Nasional dan Pencegahan Demam Tifoid
Sarasehan Jurnalis Peduli Keluarga Dorong Penguatan Peran Media sebagai Mitra Strategis Bangun Ketahanan Keluarga Menuju Jawa Barat Istimewa
Harga Kelapa Anjlok Drastis, Pendapatan Petani Pangandaran Turun Lebih dari 50 Persen
AMPETRA Soroti Sulitnya Izin Tambang Rakyat, Siap Dampingi Penambang hingga Kantongi Legalitas
Peran Keluarga Jadi Kunci Cegah Demensia, BKKBN Jabar Perkuat Pendampingan Lansia Berbasis Keluarga
Kemendukbangga/BKKBN dan Pemprov Jabar Perkuat Sinergi Perluas Sekolah Siaga Kependudukan
DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 19:50 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Target Bangun 500 SNT hingga 2029

Senin, 20 Juli 2026 - 11:26 WIB

Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Nasional dan Pencegahan Demam Tifoid

Senin, 20 Juli 2026 - 11:23 WIB

Sarasehan Jurnalis Peduli Keluarga Dorong Penguatan Peran Media sebagai Mitra Strategis Bangun Ketahanan Keluarga Menuju Jawa Barat Istimewa

Senin, 20 Juli 2026 - 09:12 WIB

Harga Kelapa Anjlok Drastis, Pendapatan Petani Pangandaran Turun Lebih dari 50 Persen

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:14 WIB

Peran Keluarga Jadi Kunci Cegah Demensia, BKKBN Jabar Perkuat Pendampingan Lansia Berbasis Keluarga

Berita Terbaru