Dewan Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (DPD IPeKB) Jawa Barat berhasil meraih penghargaan terbaik 2 dengan kategori paling inovatif dan kreatif tingkat nasional

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 31 Januari 2024 - 07:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Dewan Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (DPD IPeKB) Jawa Barat berhasil meraih penghargaan terbaik 2 dengan kategori paling inovatif dan kreatif tingkat nasional dalam pelaksanaan Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting.

Penghargaan ini diberikan langsung oleh Direktur Bina Penggerakan Lini Lapangan BKKBN, I Made Dwipayama, kepada Ketua IPeKB Jawa Barat, Nopian Hendriana, saat dirinya mengunjungi Kabupaten Sumedang untuk menjadi narasumber pada kegiatan Kampanye Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Kabupaten Kota yang dilaksanakan di Graha Insun Medal Sumedang, Sabtu, (27/01/2024).

Baca Juga :  Siska Gerfianti: “Aku Berani Berubah” Bersama Anak Binaan LPKA Bandung

Made berharap melalui penghargaan ini semua Penyuluh KB di Jawa Barat bisa terus meningkatkan kinerja dan kompetensi, terutama dalam pengelolaan Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting.

“Paling penting dari itu semua, kita semua harus terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Made di hadapan 200 lebih tenaga lini lapangan Program Bangga Kencana Se-Kabupaten Sumedang yang hadir.

Pada kesempatan ini juga IPeKB menggelar bakti sosial bagi kader Program Bangga Kencana terdampak bencana gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Sumedang beberapa waktu lalu. Keluarga besar IPeKB Jawa Barat menyerahkan hasil pengumpulan baksos tersebut kepada sasaran PPKBD sebanyak 4 orang dan Sub PPKBD sebanyak 10 orang.

Baca Juga :  Usai Protes Ridwan Kamil Viral, Super Air Jet Klarifikasi dan Minta Maaf

Turut hadir pada kegiatan tersebut Ketua Tim Kerja Hubalila, AKIE dan Kehumasan BKKBN Jawa Barat serta Pj. Kabid ADPIP DPPKBP3A Sumedang. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi BKKBN Jawa barat dengan Komisi IX DPR-RI.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendikdasmen Luncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Target Bangun 500 SNT hingga 2029
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Nasional dan Pencegahan Demam Tifoid
Sarasehan Jurnalis Peduli Keluarga Dorong Penguatan Peran Media sebagai Mitra Strategis Bangun Ketahanan Keluarga Menuju Jawa Barat Istimewa
Harga Kelapa Anjlok Drastis, Pendapatan Petani Pangandaran Turun Lebih dari 50 Persen
AMPETRA Soroti Sulitnya Izin Tambang Rakyat, Siap Dampingi Penambang hingga Kantongi Legalitas
Peran Keluarga Jadi Kunci Cegah Demensia, BKKBN Jabar Perkuat Pendampingan Lansia Berbasis Keluarga
Kemendukbangga/BKKBN dan Pemprov Jabar Perkuat Sinergi Perluas Sekolah Siaga Kependudukan
DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 19:50 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Target Bangun 500 SNT hingga 2029

Senin, 20 Juli 2026 - 11:26 WIB

Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Nasional dan Pencegahan Demam Tifoid

Senin, 20 Juli 2026 - 11:23 WIB

Sarasehan Jurnalis Peduli Keluarga Dorong Penguatan Peran Media sebagai Mitra Strategis Bangun Ketahanan Keluarga Menuju Jawa Barat Istimewa

Senin, 20 Juli 2026 - 09:12 WIB

Harga Kelapa Anjlok Drastis, Pendapatan Petani Pangandaran Turun Lebih dari 50 Persen

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:14 WIB

Peran Keluarga Jadi Kunci Cegah Demensia, BKKBN Jabar Perkuat Pendampingan Lansia Berbasis Keluarga

Berita Terbaru