DP3AKB Jawa Barat Tingkatkan Kompetensi Fasilitator, Gelar Capacity Building Forum Anak Daerah 2025

- Jurnalis

Sabtu, 29 November 2025 - 22:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DP3AKB Provinsi Jawa Barat melalui Bidang Pemenuhan Hak Anak menggelar Capacity Building Fasilitator Forum Anak Daerah Jawa Barat 2025 di Aula DP3AKB Jabar, pada Sabtu (29/11/2025). Kegiatan ini menghadirkan Fasilitator Forum Anak Daerah Provinsi Jawa Barat serta perwakilan fasilitator dari kabupaten/kota se-Jawa Barat sebagai peserta.

Acara dibuka langsung oleh Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, dr. Siska Gerfianti, M.H.Kes., Sp.DLP., yang menegaskan pentingnya keberadaan fasilitator sebagai pendamping, jembatan komunikasi, sekaligus penggerak pemenuhan hak anak di tingkat daerah. Menurutnya, fasilitator memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan yang memungkinkan anak-anak dapat berpartisipasi, menyampaikan pendapat, serta berkembang dalam ruang yang aman dan suportif.

Fasilitator Didorong Lebih Profesional, Kreatif, dan Adaptif

Kegiatan capacity building ini dirancang untuk memperkuat kompetensi para fasilitator agar semakin profesional dan adaptif terhadap perkembangan zaman, terutama di tengah perubahan perilaku dan tantangan anak dalam era digital. Materi yang diberikan tidak hanya berkaitan dengan perlindungan anak, tetapi juga penguatan kemampuan fasilitator sebagai mentor dan komunikator.

Baca Juga :  Tingkatkan Akuntabilitas,* *Kemendikdasmen Terapkan Katalog Elektronik Versi 6 untuk DAK Fisik Pendidikan 2025

Sejumlah topik yang digali dalam kegiatan ini meliputi:

  • Penguatan komunikasi efektif, agar fasilitator mampu menyampaikan pesan perlindungan dan pemenuhan hak anak dengan cara yang mudah dipahami.
  • Kreativitas dalam produksi konten, mendukung fasilitator untuk menghasilkan materi edukasi yang menarik, ramah anak, dan relevan dengan tren digital.
  • Pemahaman isu anak di ruang digital, termasuk keamanan digital, etika bermedia sosial, serta dampak perkembangan teknologi pada tumbuh kembang anak.
  • Teknik public speaking untuk membantu fasilitator membangun rasa percaya diri dan kemampuan berbicara di depan publik.
  • Peran fasilitator sebagai pencipta ruang aman, yang memastikan setiap anak dapat mengekspresikan pendapat tanpa rasa takut, diskriminasi, atau tekanan.

Dengan materi yang holistik, fasilitator dibekali perspektif yang lebih luas tentang dinamika isu anak dan bagaimana menjembatani kebutuhan mereka melalui Forum Anak.

Menguatkan Peran Fasilitator sebagai Penggerak Forum Anak

DP3AKB Jawa Barat menilai bahwa fasilitator memiliki peran kunci dalam mendampingi Forum Anak agar lebih aktif dalam menyuarakan aspirasi dan terlibat dalam perencanaan pembangunan daerah. Para fasilitator diharapkan tidak hanya memahami substansi hak anak, tetapi juga mampu menjadi sumber inspirasi, motivator, dan pendorong produktivitas anak-anak dalam berkarya maupun berpartisipasi.

Baca Juga :  Nadiem dan Gus Yaqut Diperiksa KPK, Kasus Google Cloud dan Kuota Haji Segera Naik Penyidikan

Forum Anak sendiri merupakan wadah partisipasi anak yang berfungsi menyampaikan gagasan, pendapat, hingga rekomendasi terkait kebijakan pembangunan daerah. Keberadaan fasilitator yang kompeten akan membuat proses pendampingan berjalan lebih efektif, inklusif, dan berdampak luas.

Membangun Generasi Anak yang Cerdas, Kreatif, dan Berdaya

Melalui kegiatan capacity building ini, DP3AKB Jawa Barat berharap kapasitas fasilitator semakin kuat, sehingga mampu menciptakan iklim pendampingan yang baik untuk mendukung anak-anak Jawa Barat berkembang menjadi generasi yang cerdas, kreatif, berani berpendapat, serta berdaya saing tinggi.

Kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antar fasilitator kabupaten/kota dalam berbagi praktik baik, tantangan, dan pengalaman lapangan. Dengan adanya sinergi ini, diharapkan program pemenuhan hak anak semakin menyeluruh dan merata di seluruh wilayah Jawa Barat.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KDM Prioritaskan Pembangunan Tajuk dan Masjid Kecil untuk Perkuat Spiritualitas Warga Jabar
Revitalisasi Sekolah Gerakkan Ekonomi Lokal, Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja
Per 10 Juni 2026, Pertamax dan Pertamax Green Resmi Naik Harga
Menkes Dukung Empat Langkah Baru BGN, MBG Kini Fokus pada Ibu Hamil, Menyusui dan Balita
Kemendikdasmen dan KemenPPPA Bersinergi Wujudkan Ruang Digital Ramah Anak Indonesia
Diduga Cemarkan Nama Organisasi di Zoom, Tani Merdeka Jabar Layangkan Somasi ke Kadis Pertanian Indramayu
Wamendikdasmen: Sekolah Harus Menjadi Ruang Tumbuh Inovasi dan Kemandirian Siswa
Kemendikdasmen Percepat Reformasi Guru, TPG Naik Rp2 Juta dan 230 Ribu Guru Ikuti PPG 2026

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:50 WIB

KDM Prioritaskan Pembangunan Tajuk dan Masjid Kecil untuk Perkuat Spiritualitas Warga Jabar

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:37 WIB

Revitalisasi Sekolah Gerakkan Ekonomi Lokal, Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:21 WIB

Per 10 Juni 2026, Pertamax dan Pertamax Green Resmi Naik Harga

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:12 WIB

Menkes Dukung Empat Langkah Baru BGN, MBG Kini Fokus pada Ibu Hamil, Menyusui dan Balita

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:06 WIB

Kemendikdasmen dan KemenPPPA Bersinergi Wujudkan Ruang Digital Ramah Anak Indonesia

Berita Terbaru