Sosialisasi 1000 HPK di Lingkungan Pesantren

- Jurnalis

Rabu, 19 November 2025 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BANDUNG – Kolaborasi perwakilan Kemendukbangga / BKKBN Provinsi Jawa Barat jalin kerjasama dengan PW NU Jawa Barat, guna menciptakan keluarga Qura’ni yang dilandasi kasih sayang, tanggung jawab, keharmonisan dimana nilai nilai Islam dijalankan dalam pola asuh yang Qur’ani.

Dalam Alquran Kalau kita ingin membangun sebuah peradaban dimulai dari keluarga demikian dicontohkan dua sosok ideal yaitu keluarga Imron dan Ibrahim yang diabadikan dalam Al Qur’an., generasi yang hebat lahir dari wanita hebat seperti wanita wanita hebat di keluarga Imran dan keluarga Ibrahim yang mampu memberikan ketenangan hati dan jiwa, sehingga mampu melahirkan anak anak yang luar biasa berkualitas. Begitu Kh Lukman hakim MA.MM Wakil Ketua Tanfidziyah PW NU Jawa Barat, menyampaikan Dan BKKBN lah pada saat ini yang benar benar menjaga keluarga yang hebat, menjaga kualitas kesehatan, dan kualitas keluarga yang baik agar melahirkan generasi emas. Jadi maju tidaknya negara ini tergantung BKKBN karena fondasi kekuatan generasi hebat ada di dalam keluarga, menggabungkan pendekatan spiritual, kesehatan, ekonomi dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga dengan Al Qur’an sehingga menjadi keluarga yang Qur’ani sebagai fondasi kuat membangun generasi emas.

Baca Juga :  Pimpinan MPR Periode 2024-2029 Resmi Dilantik Dalam Sidang Paripurna Ke-III MPR Tahun 2024

Dr Dadi Ahmad Roswandi.M.Si kepala perwakilan kemendujbangga/BKKBN provinsi Jawa Barat
Sejalan dengan KH Lukman, penting nya perang keluarga menghadirkan yang baik dimulai dari peran ibu dari mulai mengandung hingga 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) periode krusial yang dimulai sejak kehamilan hingga anak berusia dua tahun, di mana pertumbuhan dan perkembangan anak sangat pesat. Periode ini sering disebut sebagai “masa emas” atau “jendela kesempatan” karena perkembangan organ vital dan otak terjadi secara signifikan, dan apa yang terjadi selama masa ini akan memengaruhi kesehatan, kecerdasan, dan kualitas hidup anak di masa depan. Sehingga penting kiranya kolaborasi dengan NU ini terwujud. Hal ini disampaikan Dadi pada jeda acara seminar *”Ketahanan Keluarga Qura’ni, Membangun Generasi Sehat, Mandiri dan berdaya di Era Modern”*, yang dilaksanakan di Hotel Mitra hari ini 19 November 2025.
Sementara itu angka stunting Jawa Barat masih tinggi 15,9 persen sehingga secara Kualitas keluarga Indonesia sangat tidak baik bahkan keteteran dibandingkan dengan negara tetangga. Target 14 persen menjadi pekerjaan rumah yang harus di wujudkan dengan kerja pentahelik antar lembaga, csr perusahaan dan media juga tokoh Agamawan agar terwujud nya keluarga Qura’ni yang sehat mandiri dan berdaya

Baca Juga :  Peluncuran Tiga Inisiatif Penting untuk Meningkatkan Pengembangan Anak Usia Dini di Asia Tenggara

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Atlet Indonesia Jadi Flag Bearer Asian Games Aichi-Nagoya 2026
ATR/BPN Percepat Sertipikasi 3 Juta Tanah MBR, Target 2027
Nusron Wahid Hormati Proses Hukum KPK, Pelayanan ATR/BPN Tetap Jalan
Bio Farma dan DWP Pusat Perkuat Pencegahan Kanker Serviks melalui Vaksinasi HPV
Kemendikdasmen Perluas Pelatihan Pembelajaran Mendalam, Koding dan AI
GENTING Sasar 27.051 Keluarga Berisiko Stunting di Indramayu
Pegadaian Kanwil X Jabar Raih Sertifikasi ISO 22301:2019
Bio Farma Kembangkan Vaksin HPV, Rotavirus, hingga Malaria

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 12:01 WIB

Dua Atlet Indonesia Jadi Flag Bearer Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 11:57 WIB

ATR/BPN Percepat Sertipikasi 3 Juta Tanah MBR, Target 2027

Sabtu, 19 September 2026 - 11:48 WIB

Nusron Wahid Hormati Proses Hukum KPK, Pelayanan ATR/BPN Tetap Jalan

Sabtu, 19 September 2026 - 07:02 WIB

Bio Farma dan DWP Pusat Perkuat Pencegahan Kanker Serviks melalui Vaksinasi HPV

Jumat, 18 September 2026 - 18:31 WIB

Kemendikdasmen Perluas Pelatihan Pembelajaran Mendalam, Koding dan AI

Berita Terbaru

Ilmu Pengetahuan

Mengapa AI Membutuhkan Banyak Air dan Listrik? Ini Penjelasannya

Senin, 21 Sep 2026 - 07:47 WIB