Kenalan dengan BOKB dan Verval KRS, Langkah Penting Menuju Data Keluarga yang Lebih Akurat

- Jurnalis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 08:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG – Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat melaksanakan Sosialisasi Modul Bayar Verifikasi dan Validasi (Verval) Keluarga Berisiko Stunting (KRS) melalui Portal PK-SIGA, pada Senin (13/10/2025). Kegiatan ini bertujuan agar proses pembayaran verval dengan sumber pembiayaan dari Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) dapat berlangsung secara efektif, efisien, akuntabel, dan tepat waktu.

Nah, agar makin paham, yuk kenalan lebih dekat dengan BOKB yang menjadi salah satu komponen penting dalam mendukung program Bangga Kencana.

Dana Alokasi Khusus (DAK) Sub Bidang Keluarga Berencana (KB) dialokasikan untuk mendukung kegiatan prioritas di bidang pengendalian penduduk dan pembangunan keluarga. Salah satu bentuk pemanfaatannya adalah melalui BOKB Non Fisik, yang digunakan untuk mendanai operasional kegiatan pemutakhiran data wilayah kerja oleh kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) dan Sub-IMP Bangga Kencana.

Baca Juga :  Tinjau Sekolah, Wamendikdasmen Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Kegiatan ini meliputi verifikasi dan validasi keluarga berisiko stunting (KRS), rekapitulasi data keluarga SIGA, data setara kelompok kegiatan (poktan), serta data SDM lini lapangan di tingkat desa atau kelurahan.

Biaya operasional diberikan dua kali dalam setahun untuk memastikan ketersediaan data terkini dan akurat. Hasil dari kegiatan ini diharapkan menghasilkan tiga output utama, yaitu:

  1. Data hasil verifikasi dan validasi keluarga berisiko stunting (KRS).
  2. Rekapitulasi data keluarga dalam Sistem Informasi Keluarga (SIGA).
  3. Data setara poktan dan SDM lini lapangan yang diperbarui.
Baca Juga :  Presiden Prabowo Serukan Keadilan untuk Palestina di ADF Talk 2025

Proses penginputan data Verval KRS 2025 melalui aplikasi SIGA Mobile dibuka hingga akhir Desember 2025.

Dengan dukungan BOKB, kegiatan verval menjadi salah satu upaya penting untuk memastikan bahwa data keluarga yang dimiliki benar-benar valid dan dapat dijadikan dasar dalam perumusan kebijakan.

Data yang akurat akan membantu pemerintah daerah dalam menetapkan kebijakan yang tepat sasaran, terutama untuk percepatan penurunan stunting dan peningkatan kualitas keluarga di seluruh wilayah Jawa Barat.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penerapan HACCP di Dapur SPPG: Panduan Keamanan Pangan dari Bahan hingga Distribusi MBG
Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari Mulai 14 September 2026, Ini Dua Jalur Alternatifnya
Dentuman Terasa hingga Jawa Barat, Badan Geologi Ungkap Diduga Terkait Erupsi Anak Krakatau
Volkswagen Restrukturisasi Besar-besaran, 4 Pabrik Jerman Terancam Kehilangan Produksi
Kemendikdasmen Perkuat Kompetensi Guru Terapkan STEM dengan Prinsip 5M
PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah
PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah
LDI 2026 Resmi Dibuka, 17.115 Murid Daftar Ajang Debat Nasional Kemendikdasmen

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 17:37 WIB

Penerapan HACCP di Dapur SPPG: Panduan Keamanan Pangan dari Bahan hingga Distribusi MBG

Sabtu, 5 September 2026 - 15:16 WIB

Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari Mulai 14 September 2026, Ini Dua Jalur Alternatifnya

Sabtu, 5 September 2026 - 09:48 WIB

Dentuman Terasa hingga Jawa Barat, Badan Geologi Ungkap Diduga Terkait Erupsi Anak Krakatau

Jumat, 4 September 2026 - 14:08 WIB

Volkswagen Restrukturisasi Besar-besaran, 4 Pabrik Jerman Terancam Kehilangan Produksi

Jumat, 4 September 2026 - 05:45 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Kompetensi Guru Terapkan STEM dengan Prinsip 5M

Berita Terbaru