Pendidikan Layanan Khusus, Strategi Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 21 Juli 2025 - 05:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Pendidikan Bermutu untuk Semua memastikan setiap anak mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas. Melalui program pendidikan layanan khusus, pemerintah memfasilitasi pemerataan kesempatan pendidikan yang bermutu tanpa memandang latar belakang kondisi anak, baik sosial, ekonomi, maupun geografis mereka.

Berbicara dalam acara “Bincang Santai Seputar Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus”, Jumat (18/7), Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Tatang Muttaqin, mengatakan bahwa saat ini masih terdapat anak usia sekolah yang tidak sekolah (ATS) dengan berbagai latar kondisi, mulai dari ekonomi, sosial, hingga geografis, di mana mereka kesulitan untuk menjangkau fasilitas layanan pendidikan, seperti anak-anak di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar).

Oleh karena itulah, lanjut Dirjen Tatang, ruang lingkup pendidikan layanan khusus yang menjadi salah satu tugas Direktorat Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) adalah untuk menjangkau apa yang selama ini tidak terjangkau dan melayani yang belum terlayani.

“Misalnya seperti anak-anak buruh migran, atau mereka yang ada di daerah 3T, perbatasan, anak-anak suku pedalaman sampai anak-anak korban bencana, baik bencana alam maupun bencana sosial,” ujar Dirjen Tatang.

Pemerintah, lanjut Tatang, terus berupaya untuk mendorong partisipasi semesta untuk menjangkau kelompok marjinal dan anak-anak di daerah 3T tersebut melalui pelibatan pemerintah daerah, relawan pendidikan, komunitas masyarakat, hingga perguruan tinggi.

“Kami di Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus melalui Direktorat Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus kemudian mengembangkan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) pada jenjang pendidikan menengah, yang menjadi salah satu program prioritas di Direktorat PKPLK,” kata Tatang.

Baca Juga :  Great Bandung 2024 Ramaikan HJKB 214 dengan Bazaar Unik Bayar Pakai Sampah

*Peta Jalan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ)*

Saat ini, pemerintah, lanjut Tatang, tengah menyiapkan peta jalan penerapan kebijakan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) sebagai salah satu solusi masa depan mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua dengan memberikan akses seluas-luasnya bagi anak usia sekolah. Peta jalan ini akan merangkum tahapan demi tahapan terkait implementasi PJJ.

Sebagai tahap awal, pemerintah sedang mempersiapkan dan mengembangkan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung PJJ. Pemerintah juga melakukan pemutakhiran kebijakan dan regulasi untuk mendukung implementasi PJJ serta meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang PJJ.

“Dalam waktu dekat kami juga akan melakukan uji terap PJJ di Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK),” Dirjen Tatang menambahkan.

Menurut Tatang, SIKK dipilih untuk uji terap PJJ ini karena menjadi salah satu Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) dengan jumlah murid terbesar dibanding 12 SILN lainnya. SIKK juga memiliki jenjang pendidikan yang lengkap, mulai dari TK, SD, SMP, SMA, dan SMK.

Selain itu, SIKK juga merupakan sekolah induk bagi 225 Community Learning Center (CLC) dengan jumlah siswa mencapai belasan ribu siswa. Baik yang berada di dalam ladang maupun di luar ladang.

“Para siswa CLC ini merupakan anak pekerja migran Indonesia, seperti buruh ladang sawit, perkebunan, buruh bangunan, asisten rumah tangga, dan sebagainya,” ujar Tatang.

CLC sendiri merupakan lembaga pendidikan yang dibentuk atas dasar prakarsa dari, oleh dan untuk masyarakat setempat, khususnya perusahaan perkebunan sawit, juga masyarakat lokal setempat di Sabah-Sarawak serta didukung dan dibina oleh Pemerintah Indonesia.

Baca Juga :  Genre Indonesia : Bersama Membangun Negeri

Menurut Tatang, saat ini banyak anak PMI yang tidak bisa melanjutkan pendidikan karena berbagai alasan, mulai dari terbatasnya daya tampung SMA/SMK di SIKK, hingga tidak memiliki dokumen izin tinggal serta akses yang terlalu jauh ke SIKK.

“Kami berharap strategi pendidikan jarak jauh ini dapat membantu anak-anak kita yang ada di CLC ini dan mendorong anak putus sekolah untuk mengikuti pendidikan jarak jauh,” tambah Tatang.

*Kolaborasi Direktorat PKPLK dengan Satuan Pendidikan Terapkan PJJ Terus Ditingkatkan*

Sementara itu, Direktur PKPLK, Saryadi, menyampaikan bahwa pasca-uji terap PJJ yang dilakukan di SIKK, rencananya PJJ secara bertahap akan direplikasi untuk sekolah-sekolah lainnya, terutama pada daerah 3T.

Model PJJ jenjang menengah yang dikembangkan ini akan dilakukan dengan blended learning system. Terkait uji terap PJJ melalui SMA Terbuka Jarak Jauh di SIKK, Direktorat PKPLK akan bekerja sama dengan SMAN 2 Padalarang sebagai pendamping pembelajaran serta pengembangan modul adaptif serta dukungan teknis dan mentoring.

“Kami juga bekerja sama dengan universitas terbuka untuk penjaminan mutu sistem PJJ serta supervisi, dan Seamolec untuk pengembangan teknologi PJJ dan peningkatan kapasitas guru,” terang Saryadi.

Afifah Amro Amatulloh, salah satu alumnus SMA Terbuka merasakan banyak manfaat dari Pendidikan Jarak Jauh yang diselenggarakan di SMAN 2 Padalarang. Fleksibilitas waktu belajar membuat Afifah memiliki banyak waktu untuk mengembangkan potensi diri serta berbagai aktivitas positif lainnya.

“Pendidikan Jarak Jauh bisa mendukung seluruh anak Indonesia untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas dengan berbagai latar belakang kondisi mereka,” kata Afifah yang berhasil diterima di perguruan tinggi negeri di Bandung, Jawa Barat.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendikdasmen Gelar ToT Al-Qur’an Bahasa Isyarat, Perkuat Pendidikan Inklusif bagi Tunarungu
Menteri Wihaji Pastikan Distribusi MBG 3B di Kabupaten Cianjur Berjalan Optimal, Stunting Turun ke 7,3 Persen
Bio Farma Salurkan 1.650 Paket Sembako Ramadan, Hadir Bersama Masyarakat di Momentum Kebersamaan 
Prabowo Undang SBY, Jokowi hingga Gibran ke Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis Nasional dan Global
Menaker Yassierli Terbitkan SE THR 2026, Wajib Dibayar Penuh H-7 dan Tidak Boleh Dicicil
Menaker Yassierli Terbitkan SE BHR 2026, Ojol dan Kurir Online Wajib Terima 25% dari Rata-rata Pendapatan
Prabowo Bahas Eskalasi Timur Tengah di Istana Merdeka, Indonesia Siap Evakuasi WNI dan Jadi Mediator
Pegadaian Kanwil X Jabar Serahkan Mobil Siaga dan Ratusan Paket Sembako di Batukaras Pangandaran

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 07:12 WIB

Kemendikdasmen Gelar ToT Al-Qur’an Bahasa Isyarat, Perkuat Pendidikan Inklusif bagi Tunarungu

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:21 WIB

Menteri Wihaji Pastikan Distribusi MBG 3B di Kabupaten Cianjur Berjalan Optimal, Stunting Turun ke 7,3 Persen

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:26 WIB

Bio Farma Salurkan 1.650 Paket Sembako Ramadan, Hadir Bersama Masyarakat di Momentum Kebersamaan 

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:38 WIB

Prabowo Undang SBY, Jokowi hingga Gibran ke Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis Nasional dan Global

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:34 WIB

Menaker Yassierli Terbitkan SE THR 2026, Wajib Dibayar Penuh H-7 dan Tidak Boleh Dicicil

Berita Terbaru