Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Pendidikan Bermutu Harus Libatkan Sekolah, Keluarga, Masyarakat, dan Media

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TUBAN – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pendidikan bermutu untuk semua tidak dapat hanya mengandalkan sekolah formal. Pendidikan harus dibangun secara menyeluruh dengan melibatkan sekolah, keluarga, masyarakat, dan media dalam satu kesatuan yang saling menguatkan.

Hal tersebut disampaikan Mendikdasmen saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Minggu (11/1/2026). Menurutnya, pendidikan formal memang penting, namun perlu didukung pendidikan nonformal dan informal agar hak pendidikan bermutu dapat dirasakan seluruh warga negara.

“Pendidikan formal itu penting, tetapi tidak cukup. Pendidikan nonformal dan informal harus diperkuat agar setiap warga negara tetap mendapatkan haknya atas pendidikan bermutu,” ujar Abdul Mu’ti.

Kemendikdasmen, lanjut dia, terus mendorong penguatan pendidikan nonformal melalui kursus dan pelatihan, pendidikan kesetaraan, pendidikan jarak jauh, serta pendidikan terbuka. Pendidikan nonformal dinilai memiliki keunggulan dari sisi fleksibilitas waktu belajar dengan kurikulum yang terstandar dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Ajak Hipmi Fokus pada Bonus Demografi untuk Capai Indonesia Emas 2045

Di Kabupaten Tuban, Mendikdasmen melihat potensi besar pengembangan pendidikan berbasis masyarakat. Salah satunya melalui pelatihan pengolahan hasil laut agar memiliki nilai tambah ekonomi dan tidak hanya diolah secara tradisional. Program tersebut dapat diselenggarakan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) atau Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) tanpa harus membangun gedung sekolah baru, selama terdaftar resmi dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Dengan pendaftaran resmi tersebut, satuan pendidikan kesetaraan berhak memperoleh Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) dan lulusannya mendapatkan ijazah yang setara dengan pendidikan formal.

“Paket A setara SD, Paket B setara SMP, dan Paket C setara SMA, serta tetap dapat mengikuti Tes Kemampuan Akademik. Ijazahnya diakui dan dapat digunakan, termasuk untuk melanjutkan ke perguruan tinggi,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Mendikdasmen juga menyampaikan dukungan pemerintah untuk peningkatan layanan pendidikan di Kabupaten Tuban. Program revitalisasi satuan pendidikan menyasar 10 PAUD, 17 SD, 7 SMP, dan 4 SMA dengan total bantuan mencapai Rp21,5 miliar. Selain itu, sebanyak 931 satuan pendidikan telah menerima Papan Interaktif Digital (PID) sebagai bagian dari percepatan digitalisasi pembelajaran.

Baca Juga :  Presiden Dorong Integrasi Kerja Pusat dan Daerah Kendalikan Inflasi Hadapi Tantangan Iklim

Rangkaian kunjungan kerja tersebut juga diisi dengan penandatanganan batu peresmian fasilitas pendidikan dan rumah ibadah, serta peninjauan ruang kelas pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Kemendikdasmen untuk memastikan seluruh satuan pendidikan, baik negeri maupun swasta, berkembang dalam satu ekosistem pendidikan yang saling menguatkan.

Abdul Mu’ti turut menekankan pentingnya sinergi antar pusat pendidikan, termasuk peran media dan media sosial. Ia mengajak masyarakat membangun kesalehan digital dengan memanfaatkan ruang digital secara bijak sebagai sarana berbagi ilmu, nilai kebaikan, dan informasi yang mencerahkan.

“Pendidikan tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Apa yang diajarkan di sekolah harus diperkuat di rumah, di masyarakat, dan di ruang digital,” pungkasnya.

 

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid di Sumedang
KPK OTT Pejabat ATR/BPN, Delapan Orang Jadi Tersangka Kasus HGB Bogor
Suahasil Nazara Tegaskan APBN Harus Sehat dan Kredibel, Defisit di Bawah 3 Persen
Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara
Hari Santri 2026 Genap 10 Tahun, Kemenag Siapkan Beragam Kegiatan
Kemenag Tegaskan Biaya Nikah di Luar KUA Rp600 Ribu, Warga Diminta Waspadai Penipuan
Mentan Amran Dorong Mahasiswa Unismuh Bangun Usaha Pertanian, Lahan Produktif Siap Didukung
Komite III DPD RI Soroti DTSEN, Jangan Sampai Salah Data Bikin Warga Miskin Kehilangan Bantuan

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:32 WIB

Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid di Sumedang

Rabu, 16 September 2026 - 08:37 WIB

KPK OTT Pejabat ATR/BPN, Delapan Orang Jadi Tersangka Kasus HGB Bogor

Selasa, 15 September 2026 - 10:42 WIB

Suahasil Nazara Tegaskan APBN Harus Sehat dan Kredibel, Defisit di Bawah 3 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 10:36 WIB

Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara

Selasa, 15 September 2026 - 07:22 WIB

Hari Santri 2026 Genap 10 Tahun, Kemenag Siapkan Beragam Kegiatan

Berita Terbaru